Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Dicatut Buat Penipuan, JNE: Waspada!

Dicatut Buat Penipuan, JNE: Waspada!
Beberapa postingan tipu-tipu yang diunggah pada highlight akun Instagram resmi milik JNE. (Instagram/@jne_id)

MURIANEWS, Grobogan – Fauzi, warga Kedungwungu, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan baru-baru ini terperangkap jebakan pelaku penipuan yang mencatut nama perusahaan ekspedisi, JNE. Pihak JNE pun mengimbau masyarakat untuk waspada dengan penipuan itu.

Public Relation JNE Regional Jawa Tengah Widiana mengatakan, program tipu-tipu mengatasnamakan JNE yang menimpa salah satu warga Grobogan merupakan modus lama. Pihaknya pun telah mengingatkan kepada masyarakat untuk berhati-hati.

”Iya, seperti ini modus lama, HP promo,” kata Widiana, Sabtu (30/7/2022).

Baca: Tergiur Promo HP Murah, Warga Grobogan Ini Malah Jadi Korban Penipuan

Widiana menambahkan peristiwa itu telah menyasar di hampir semua cabang JNE di seluruh Indonesia. Pihak JNE pun sudah memposting imbauan dan peringatan adanya hoaks program promo HP melalui instagram resminya.

Ia pun mengimbau masyarakat hendaknya mengecek terlebih dahulu kebenaran program ke akun resmi JNE bila terdapat program-program serupa.

”Kita buat highlight, hampir di semua cabang,” imbuhnya.

Postingan highlight yang diunggah pada bagian berjudul HOAX itu mengingatkan masyarakat, macam-macam modus penipuan yang mengatasnamakan JNE.

Selain soal hoaks promo HP murah, juga terdapat penipuan bermodus questioner dengan iming-iming hadiah ratusan ribu rupiah.

Sebelumnya diberitakan, Fauzi, warga Kedungwungu, Tegowanu, Grobogan kena tipu dari program HP murah JNE. Fauzi tergiur HP yang dibandrol hanya Rp 500 ribu, padahal harga aslinya mencapai Rp 4,5 juta.

Fauzi sempat mentransfer beberapa kali hingga total Rp 3,2 juta. Setelah mengecek keaslian akun yang mengunggah informasi, Fauzi akhirnya yakin bahwa dia kena tipu. Apalagi kemudian nomor WA-nya diblokir oleh si penipu.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...