Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Nasi Campur Teri Gejayan, Destinasi Kuliner Legendaris di Yogjakarta yang Bikin Kangen

Nasi Campur Teri Gejayan, Destinasi Kuliner Legendaris di Yogjakarta yang Bikin Kangen
Foto Nasi campur teri Gejayan Jogja (visitingjogja.jogjaprov.go.id/IG @tenry12)

MURIANEWS, Kudus – Yogyakarta atau lebih akrab dengan sebutan Jogja dikenal memilki banyak destinasi kuliner legendaris. Salah satunya adalah nasi campur teri Gejayan.

Sesuai dengan namanya, makanan ini sangat identik dengan sajian teri yang asin, gurih, dan pedas. Rasa nasi campur teri ini sangat maknyus sehingga bikin kangen bagi orang yang sudah pernah merasakannya. Tak heran, jika tempat kuliner dengan menu sederhana ini selalu penuh pembeli.

Melansir dari laman visitingjogja.jogjaprov.go.id, nasi campur teri Gejayan ini berbeda dengan tempat makan lain yang menyajikan menu teri dengan label nasi kucing. Warung ini justru menyediakan nasi putih campur teri pedas.

Baca juga: Jamu Coro Khas Demak, Minuman Tradisional yang Sudah Ada sejak Zaman Kasultanan Bintoro

Menu ini sudah dijual oleh Pak Dul sejak tahun 1970-an. Kemudian usaha kuliner tersebut dilanjutkan oleh menantunya, Subagiyo. Siapa sangka bahwa cita rasa dari nasi campur teri berhasil menarik begitu banyak pelanggan.

Nasi campur teri Gejayan bisa dinikmati dengan harga yang ramah kantong yakni mulai dari Rp 8.000an saja. Anda juga bisa menikmati pilihan sayur lauk pauk lainnya seperti sayur nangka muda, ayam, telur, tempe, tahu, bakwan jagung, dan lain-lain.

Warung nasi teri yang buka di jam 21.00 WIB masih memertahankan cita rasa dengan memasak semua menu secara tradisional menggunakan tungku.

Walaupun warung di buka pada jam yang cukup malam, namun  pengunjung justru semakin ramai. Semakin malam banyak orang-orang yang mendatangi tenda-tenda pinggir jalan untuk menyantap kuliner malam khas Jogjakarta.

Sesuai dengan sebutannya, nasi campur teri Gejayan ini berada di jalan Gejayan. Hingga sekarang warung tidak memiliki papan nama atan banner, hanya ditandai dengan tenda berikut pengunjungnya yang begitu ramai. Sehingga tidak sulit untuk menemukan tempat kuliner malam nasi campur teri.

Sebab tidak adanya papan nama, sehingga pembeli memiliki sebutan yang berbeda untuk warung nasi campur teri yang terletak di Jalan Afandi, Gejayan ini. Salah satu nama yang cukup banyak digunakan oleh pelanggannya adalah ‘Nasi Teri Pak Dul’.

Warung yang sudah tersohor sejak tahun 1970-an ini sangat sederhana dengan deretan kursi plastik dan tikar sebagai alas duduk para pembeli. Kendati demikian, pengunjung warung nasi campur teri Gejayan tidak pernah surut.

Banyak pembeli yang rela mengantri bahkan sebelum warung di buka demi bisa menikmati seporsi lezat nasi campur teri pedas. Untuk soal rasa, tentu tidak diragukan lagi, semua menu sudah pasti menggugah selera dan murah meriah.

Jika Anda pergi ke Jogjakarta nasi campur teri Gejayan adalah salah satu destinasi kuliner yang wajib untuk dikunjungi. Tidak hanya terjangkau harganya, tapi juga dijamin cita rasanya.

 

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: visitingjogja.jogjaprov.go.id

Comments
Loading...