Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pengprov PBSI Jateng Optimistis Pelatihan Wasit di Kudus Bisa Optimal

PBSI Jateng
Wasit bulutangkis saat memimpin Simpang Tujuh Master di Kudus.(Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Pelatihan wasit bakal dilaksanakan bersamaan di ajang kejuaraan bulutangkis Kretek Cup XV di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Pengprov PBSI Jawa Tengah optimistis pelaksanaan kepelatihan wasit bisa optimal.

Pengkab PBSI Kudus, Jawa Tengah bakal menggelar kejuaraan bulutangkis Kretek Cup XV. Ajang ini akan menjadi sarana kepelatihan wasit bulutangkis. Kejuaraan tersebut akan digelar pada 8 Agustus 2022 sampai 13 Agustus 2022, di GOR Djarum Kaliputu Kudus.

Bersamaan dengan even itu, juga akan digelar pelatihan Wasit, yang dilaksanakan Jumat sampai Sabtu (5-6/8/2022) untuk teori. Sebagai ajang prakteknya, akan dilakukan di Kejuaraan Kretek Cup itu.

Ketua Umum Pengprov PBSI Jateng, Basri Yusuf menyatakan sangat yakin kegiatan kepelatihan wasit itu dapat berjalan optimal dan lancar. Terlebih kegiatan ini dilaksanakan oleh PBSI Kudus.

“Saya yakin sudah sesuai prosedur dan ketentuan kepelatihan karena mengacu pada peraturan organisasi PP PBSI dan AD/ART PP PBSI. Apalagi pelaksanaannya di Kudus saya yakin tidak ada yang kurang,” katanya, Jumat (29/7/2022).

BACA JUGA: PBSI Kudus Juga Akan Gelar Turnamen Bulutangkis Kretek Cup XV

Basri melanjutkan, di Pengprov PBSI Jateng di bidang wasit dan pertandingan memang memiliki target setiap Pengkab/Pengkot minimal memiliki delapan wasit dan dua referee.

“Sehingga pelatihan wasit selalu dilaksanakan dengan satu kejuaraan yang dilaksanakan oleh Pengkab atau Pengkot,” sambungnya.

Lebih lanjut, menurut Basri beberapa waktu lalu di Kejuaraan bulutangkis yang berlangsung di Wonogiri, Jawa Tengah juga diselenggarakan pelatihan wasit. Pelaksanaan Pelatihan wasit di Kudus, lanjut Basri akan menjadi inventarisir stok wasit bulutangkis di Jawa Tengah.

“Pelatihan wasit akan menjadi jenjang bagi wasit itu sendiri. Dimulai dari wasit bulutangkis di tingkat Pengkab/Pengkot, kemudian naik menjadi wasit di tingkat provinsi. Wasit di tingkat provinsi ini nanti akan diseleksi untuk mengikuti jenjang kepelatihan wasit tingkat nasional A atau nasional B, begitu seterusnya,” imbuhnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi Erje

 

Comments
Loading...