Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Logo Jepara Environmental Art Biennale Diluncurkan

Logo Jepara Environmental Art Biennale Diluncurkan
Launching logo Jepara Environmental Art Biennale (JEAB) dilaunching. (Murianews/Fqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Komite Seni Rupa Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Jepara melaunching logo Jepara Environmental Art Biennale (JEAB).

Agenda ini menjadi titik awal dari rangkaian panjang pameran seni rupa bertaraf nasional yang bakal digelar di Jepara Oktober 2022 nanti.

Peluncuran logo sekaligus sosialisasi dilaksanakan di Pendapa RA, Kamis (28/7/2022) malam. Acara itu dihadiri puluhan seniman dan budayawan.

Agenda itu juga dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jepara, para kepala dinas, sejumlah stakeholders seperti pegiat wisata, UMKM dan kesenian juga turut hadir.

Dalam launching itu, dijelaskan isi logo yang memuat falsafah Jawa Sedulur Papat Lima Pancer. Lalu, para seniman mengeplorasikannya dalam bentuk menyerupai punden berundak dengan motif ukiran.

Baca: Pelukis Jepara Representasikan Hitam Putih dalam Pameran Tunggal

Ketua DKD Jepara, Kustam Eka Jalu mengatakan JEAB merupakan gagasan atas kesepakatan kolektif para seniman di Jepara. Melalui agenda itu, ia berharap kesenian dan kebudayaan Jepara bisa memancar ke berbagai penjuru dunia.

Namun, visi besar itu sulit bila tak dipikul bersama-sama. Untuk itu, Kustam berharap agar legislatif dan eksekutif di Jepara bisa mendukung agenda besar tersebut.

”Visi besar ini harus kita seimbangkan. Harus didukung legislator atau regulator yang selama ini memegang politik anggaran. Untuk pihak eksekutif, kita tunggu nanti bersama, apakah ikut mendukung atau justru sebaliknya,” tegas Kustam.

Kustam menambahkan, dengan adanya jalinan kuat antara pihak legislatif, eksekutif dan seniman, bukan tidak mungkin Kabupaten Jepara dikenal sebagai pemancar kesenian di dunia.

”Logo ini hasil pemikiran semua seniman rupa. Di atasnya, kita memiliki visi besar bersama, yakni membangun paviliun kebudayaan dan mercusuar kesenian Jepara di mata dunia,” imbuh Kustam.

Menanggapi visi ini, Sekda Jepara, Edy Sudjatmiko yang hadir mewakili Pj Bupati Jepara, sangat mengapresiasi ide besar para seniman Jepara itu. Pihaknya berharap, JEAB bisa dinikmati secara berkelanjutan.

Melihat logo JEAB, itu dapat dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur dengan melakukan ambah pesisiran. Bahwa Jepara benar-benar gemah ripah loh jinawi.

”Semodern apapun seni, jangan sampai hilangkan seni tradisional dan budaya asli Jepara. Untuk anak cucu kita dan mereka bisa bangga atas kegiatan ini. Saya harap, JEAB ini dapat menggerakkan kemajuan dan perekonomian masyarakat,” tutur Pj Bupati dalam pidatonya yang dibacakan Sekda Jepara.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...