Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Tingkatkan Pemahaman, BPJS Kesehatan Kudus Lakukan Sosialisasai JKN Kepada Pekerja PT Djarum

Foto bersama para narasumber sosialisasi  JKN BPJS Kudus. (Murianews/BPJS Kesehatan)

MURIANEWS, Kudus – BPJS Kesehatan Cabang Kudus,  Jawa Tengah, melakukan sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di hadapan 3.800 pekerja Sigaret Kretek Tangan (SKT), PT Djarum unit Karangbener, Bae, Jawa Tengah, Rabu (20/7/2022).

Mereka, menyosialisasikan program itu bersama Kejaksaan Negeri, Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman (FSP RTMM-SPSI), Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM (Disnakerperinkop UKM), serta Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Kudus.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kudus, Agustian Fardianto mengatakan, program ini merupakan salah satu bukti bahwa negara, pemerintah kabupaten bahkan perusahaan hadir untuk melindungi segenap masyarakat dengan memberikan jaminan kesehatan.

Adapun maksud dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pentingnya program JKN bagi seluruh masyarakat, khususnya pekerja di PT Djarum.

Dia menambahkan, saat ini sudah ada sebanyak 94,95 persen penduduk Kabupaten Kudus yang telah terdaftar sebagai peserta JKN KIS dengan tingkat keaktifan 70,90 persen. Artinya masih terdapat masyarakat yang belum mendapatkan perlindungan Program JKN.

”Dari seluruh penduduk yang telah terdaftar tersebut, 36 persen didaftarkan dari sektor pekerja swasta. PT Djarum sebagai salah satu perusahaan swasta terbesar telah berkontribusi dengan membayarkan iuran bagi pekerjanya yang telah didaftarkan kepada BPJS Kesehatan rutin setiap bulan,” ujar Ardi.

Ardi menambahkan, pekerja dan seluruh keluarganya, yang terdiri dari suami/istri dan maksimal 3 orang anak sesuai ketentuan yang berlaku mendapatkan kepastian jaminan kesehatan selama masih bekerja. Pekerja juga memperoleh manfaat kelas perawatan diatas kelas Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kudus Ardian menyampaikan, pekerja yang sudah terdaftar dalam kepesertaan JKN KIS telah ikut bergotong royong membantu sesama. Di mana yang sehat akan membantu peserta yang sakit.

”Pekerja yang telah terdaftar sebagai peserta JKN KIS dan secara rutin sudah membayarkan iurannya serta meniatkannya sebagai sedekah, semoga Tuhan akan memberikan kesehatan dan menghindarkan dari sakit sehingga bisa tetap produktif dalam bekerja,” ucapnya.

Ketua Pengurus Cabang FSP RTMM-SPI Kabupaten Kudus Suba’an Abd Rochman juga mengajak seluruh pekerja untuk aktif melaporkan data diri dan keluarga kepada HRD. Apabila terjadi perubahan data kepesertaan agar dilakukan update. Sehingga hak-hak pekerja yang terdaftar dalam program JKN KIS dapat di peroleh secara optimal.

”Dari kegiatan ini kami berharap, pekerja menjadi lebih paham terkait hak dan kewajiban sebagai peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU),” ucap Baan.

Menyambung penyampaian narasumber sebelumnya Kepala Disnakerperinkop UKM Kabupaten Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati menyampaikan bahwa pekerja tidak perlu khawatir dalam bekerja karena memiliki perlindungan jaminan kesehatan yang di tanggung oleh pemberi kerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

”Kami sebagai dinas yang mempunyai fungsi pembinaan kepada pemberi kerja, selalu melakukan koordinasi dan memastikan pekerja telah terlindungi dalam program Jaminan Kesehatan Nasional,” jelasnya.

Sejalan dengan narasumber lain, Darwati Kepala Bidang Pemberdayaan Kelembagaan Sosial dan Keluarga Miskin, Dinsos P3AP2KB Kabupaten Kudus, mengatakan bahwa sebagai pekerja, pekerja yang sudah didaftarkan di Program JKN KIS akan mendapatkan kepastian jaminan Kesehatan sepanjang masih bekerja diperusahaan.

Hal ini berbeda dengan apabila terdaftar sebagai PBI. Karena kepesertaanya dapat di non aktifkan sewaktu-waktu salah satunya setelah dinyatakan tidak layak berdasarkan hasil verifikasi dan validasi.

Dapatkan kemudahan layanan dan promo menarik dari berbagai merchant. Unduh aplikasi Mobile JKN di handphone anda melalui Playstore atau Appstore sekarang juga. Selamat Ulang Tahun BPJS Kesehatan ke-54. Kolaborasi Inovasi JKN Kebanggaan Bangsa!.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...