Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Buronan Bandar Narkoba Asal Jepara Akhirnya Ditangkap

Buronan Bandar Narkoba Asal Jepara Akhirnya Ditangkap
Buronan Bandar Narkoba Asal Jepara Akhirnya Ditangkap

MURIANEWS, Jepara – Buronan bandar narkoba, SY, warga Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara akhirnya berhasil ditangkap Satreskrim Polres Jepara.

SY sebelumnya sempat barhasil kabur saat ditangkap aparat 6 Mei 2022. Saat itu, SY berhasil kabur dengan bantuan keluarganya.

Kasatnarkoba Polres Jepara, AKP Noor Biyanto mengatakan, SY ditangkap, Kamis (30/6/2022). Ia ditangkap saat menonton orkes melayu di Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara.

”Satresnarkoba mendapat informasi bahwa tersangka SY sedang menonton orkes melayu di wilayah Bondo Bangsri. Akhirnya ia ditangkap dan dibawa ke Polres Jepara,” jelas Biyanto.

Baca: Bandar Narkoba Jepara Berhasil Kabur Saat Ditangkap, Begini Kronologinya

Biyanto menyatakan SY telah menjadi Target Operasi (TO). Dia merupakan residivis sekaligus bandar narkoba yang terkenal licin. Buktinya, saat hendak ditangkap, SY berhasil kabur.

Dijelaskan, pada 6 Mei 2022 pukul 16.30 WIB lalu, petugas Satresnarkoba Polres Jepara melakukan penyelidikan terhadap SY. Saat itu dia diduga kembali menjadi bandar narkoba usai bebas dari Nusa Kambangan dengan kasus yang sama.

Saat itu, aparat sudah berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti di rumah SY. Kemudian, pelaku dibawa ke belakang rumah oleh AKP Noor Biyanto untuk mencari barang bukti lain yang dibuang. Waktu itu tangan SY sudah diikat dengan cable ties.

Pada saat yang bersamaan, petugas yang lain melakukan penggeledahan di dalam rumah. Saat dilakukan penggeledahan, tiba-tiba petugas mendapat perlawanan dari keluarga pelaku. Yaitu M selaku istri SY, AN (22) dan AM (18) anak SY, serta DT (24) yang merupakan adik SY.

Mereka melawan petugas dengan cara merebut handphone SY yang sudah dipegang petugas. Tak hanya itu, mereka juga melakukan tindak kekerasan terhadap petugas.

Mendengar ada keributan di dalam rumah, AKP Biyanto membawa SY ke dalam rumah untuk membantu petugas lain yang sedang bergelut dengan keluarga SY. Lalu, SY memanfaatkan situasi tersebut untuk melarikan diri.

”Alhamdulillah saat ini SY sudah berhasil kita tangkap,” tegas Biyanto.

Atas tindakan itu SY dikenakan pasal 114 ayat 1 Jo pasal 112 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun paling lama 20 tahun penjara.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...