Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Desakan Ekonomi, Seorang Janda di Jepara Nekat Edarkan Pil Koplo

Desakan Ekonomi, Seorang Janda di Jepara Nekat Edarkan Pil Koplo | MURIANEWS
Janda di Jepara yang edarkan pil terlarang. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Seorang janda di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah terpaksa ditahan polisi. Sebab, perempuan berinisial SM (22) itu kedapatan mengedarkan pil koplo.

Warga Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah itu sudah setahun berbisnis barang ilegal itu. Ia mengaku terpaksa menjual pil yang mengandung zat adiktif itu karena desakan ekonomi.

”Baru setahun saya jual (obat terlarang, red). Karena terdesak kebutuhan. Sebelumnya saya kerja di pabrik,” kata SM saat dihadirkan dalam konfrensi pers di Mapolres Jepara, Kamis (28/7/2022).

Baca: Gawat! Kerawanan Narkoba di Jepara Rangking Dua Se-Jateng

SM mengaku mengawali jual beli itu atas inisiatif dirinya sendiri. Dia mendapatkan pil tersebut dari situs jual beli online dari Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Setiap seribu butir pil yang dibelinya seharga Rp 500 ribu. Ia kemudian menjualnya per sepuluh butir seharga Rp 25 ribu. Dari bisnis haram itu, SM mampu meraup uang sebesar Rp 2,5 juta.

Agar cepat laku, ia tak menjual pil itu seorang diri. Di tangan perantara SM, harga pil tersebut dijual lebih mahal dibanding harga yang dipatok SM.

”Pembeli terbanyak dari teman. Anak-anak remaja usia sekitar 25 tahun,” kata SM.

Bisnis SM akhirnya tercium Satresnarkoba Polres Jepara. SM kemudian ditangkap Kamis (23/6/2022) di sebuah kos di Kecamatan Tahunan.

Atas kasus tersebut SM dikenakan pasal primer pasal 197 subsider pasal 196 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...