Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Metro Jateng

Sempat Minta Maaf ke Orang Tua, Begini Kronologi Meninggalnya Kopda M

Suasana rumah orang tua Kopda M di Kendal. (Humas Polda Jateng)

MURIANEWS, Kendal – Kopda M otak penembakan R (34) yang tak lain istrinya sendiri ternyata sempat meminta maaf kepada kedua orang tuanya sebelum meninggal. Hal itu dilakukan begitu anggota TNI tersebut pulang ke Kendal.

Permintaan maaf tersebut diungkapkan akun Instagram Kodam IV/Diponegoro @kodam_diponegoro, Kamis (28/7/2022). Dalam keterangannya Kodam IV/Diponegoro juga mengungkap kronologi meninggalnya Kopda M .

”Berdasarkan kronologis yang didapat dari Dandim 0715/Kendal, Kopda M datang ke rumah orang tuanya dengan mengendarai sepeda motor. Usai mengetuk pintu dan dibuka oleh orang tuanya, Bapak Mustakim, Kopda M masuk ke kamar belakang menemui kedua orang tuanya,” tulisnya.

Baca: Diduga Bunuh Diri, Kopda M Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di Kendal

Begitu ketemu orang tuanya, Kopda M langsung memohon maaf. Saat itu, Kopda M dalam sudah muntah-muntah tanpa diketahui pasti penyebabnya. Usai meminta maaf, Kopda M berbaring di tempat tidur.

”Kopda M memohon maaf dalam keadaan muntah-muntah dan kemudian Kopda M berbaring di tempat tidur,” tambahnya

Sekitar pukul 07.00 WIB Kopda M ditemukan meninggal dunia oleh orang tuanya di tempat tidur. Mengetahui kejadian tersebut, adik korban langsung melapor ke Kodim 0715/Kendal.

”Langsung di autopsi kepada jenazah Kopda M untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya,” kata Kapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Bambang Hermanto dalam keterangannya.

Baca: Sempat Muntah, Penyebab Kematian Kopda M Masih Diselidiki

Sementara itu, jenazah Kopda M sudah dibawa dari TKP menuju RS Bhayangkara, Semarang. Tindakan autopsi jenazah akan dilakukan di rumah sakit milik kepolisian tersebut.

Pukul 11.41 WIB, ambulans yang membawa jenazah sudah tiba di RS Bhayangkara.

”Ya dibawa ke RS Bhayangkara Semarang. diautopsi,” tambahnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...