Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Asal-usul Desa Panjang Kudus, Ini Berbagai Versi yang Beredar

Balai Desa Panjang, Kudus. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Salah satu desa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah ada yang bernama Desa Panjang. Desa ini berada di Kecamatan Bae. Seperti apa asal usul penamaan Desa Panjang?

Dikutip dari buku berjudul Asal Usul Desa Kecamatan Bae Kabupaten Kudus karya Syarief Achmad, asal usul Desa Panjang, ternyata ada beberapa versi.

Di buku tersebut dijelaskan, berdasarkan cerita yang berkembang di masyarakat, dahulunya ada seorang pendatang ke daerah yang masih berupa hutan belantara (saat ini bernama Desa Panjang, red). Namun hingga sekarang belum diketahui siapa nama pendatang tersebut.

Pendatang tersebut membabat hutan di desa selama berbulan-bulan. Seiring berjalannya waktu, rimbunnya pepohonan di Desa Panjang tidak kunjung habis dibabat.

Karena tidak habis-habis, sosok itu mengatakan hutan ini panjang. Dari kata Panjang itulah desa ini dikenal hingga sekarang.

”Kata ’panjang’ di sini tidak diartikan ke dalam pemahaman bahasa Indonesia. Karena hal ini memang berasal dari penuturan para sesepuh desa, yang diceritakan secara turun temurun,” tulisa Syarief Ahmad dalam bukunya.

Di buku tersebut juga ditulis versi lain tentang asal usul Desa Panjang. Tertulis di buku tersebut, menurut keterangan dari sesepuh desa setempat, pada zaman Sunan Kudus ada seorang yang tinggal di daerah ini. Sesepuh tersebut bernama Mbah Sowijoyo.

Baca: Demaan hingga Kajeksan, Ini Makna Sejarah Nama Desa-Desa di Kudus

Mbah Sowijoyo merupakan pendatang dan dikenal sebagai orang yang murah hati dan suka menolong. Hampir setiap hari selalu ada orang yang meminta pertolongan beliau.

Yakni memohon kesembuhan kepada Allah melalui perantara Mbah Sowijoyo. Hasilnya, orang-orang tersebut dapat sembuh seperti sediakala dan memiliki umur panjang.

Berawal dari situ, orang-orang mulai mengenal desa ini dengan nama Panjang. Karena masyarakat memiliki umur panjang yang berkah.

Dikisahkan pula jika Mbah Sowijoyo mempunyai seorang putri aangkat Bernama Raden Ayu Kuning. Disebutkan jika Raden Ayu Kuning merupakan seorang pelarian dari tanah Mataram, ada juga yang menyebut dari Demak.

Baca:Warga Kudus Perlu Tahu, Ini Sejarah Desa Dersalam

Raden Ayu Kuning membawa sesuatu yang diinginkan banyak orang. Karena itulah dia dikejar-kejar hingga sampai di daerah yang sekarang bernama Desa Panjang.

Sesampainya di sana, Raden Ayu Kuning ditolong oleh Mbah Sowijoyo. Dia diangkat sebagai putrinya.

Sepeninggal keduanya, Raden Ayu Kuning dan Mbah Sowijoyo dimakamkan di pemakaman desa setempat. Haul Raden Ayu Kuning diperingati setiap malam 17 bulan Sura atau Muharram.

Baca: Sejarah Desa Bae Kudus, Ada Kisah Mbah Gilang dan Harimau

Kepala Desa Panjang, Eko Oktavian mengatakan, penamaan Desa Panjang dikarenakan letak geografis Desa Panjang yang memang memanjang.

Namun, dia tidak memungkiri beberapa warga setempat secara turun temurun mengenal Desa Panjang dari kisah Raden Ayu Kuning yang ditolong oleh Mbah Sowijoyo.

”Ada beberapa versi. Versi pertama karena letak geografis Desa Panjang yang memang panjang. Versi kedua dari kisah Raden Ayu Kuning dan Mbah Sowijoyo,” katanya, Kamis (28/7/2022).

Namun, menurut Eko Oktavian  beberapa versi juga menyebutkan jika Desa Panjang sudah ada terlebih dahulu sebelum kehadiran dari sosok Raden Ayu Kuning dan Mbah Sowijoyo.

”Yang terpenting saat ini sejarah tersebut patut dihormati, karena itu merupakan cikal bakal Desa Panjang,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...