Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Miris! Begini Kesaksian Dokter Keluarga yang Lihat Autopsi Brigadir J

Miris! Begini Kesaksian Dokter Keluarga yang Lihat Autopsi Brigadir J
peti jenazah Brigadir J sebelum dikebumikan (Tangkapan layar video amatir )

MURIANEWS, Jakarta – Dalam proses autopsi ulang jenazah Brigadir J di RSUD Sungai Bahar, Jambi, pihak keluarga mengirim seorang dokter ahli untuk menyaksikan proses autopsi tersebut. Dokter itu bernama Herlina Hidayah Lubis dan Martina Rajaguguk.

Kedua dokter itu menyaksikan langsung proses autopsi kedua jenazah Brigadir J. Dari kesaksiannya, ada banyak ditemukan luka di luar luka tembakan.

Pengacara keluarga Brigadir J atau Nopriansyah Yosua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan, usai proses autopsi selesai dilakukan, kedua dokter itu melaporkan hasil autopsi kepadanya.

Baca: Hasil Autopsi Ulang Brigadir J akan Dibuka di Pengadilan

Dari laporan tersebut, menurut kesaksian dokter perwakilan keluarga Brigadir J, tim dokter forensik menemukan 4 luka tembakan yakni belakang kepala tembus ke hidung.

Kemudian leher tembus ke bibir, lalu dari dada tembus ke bagian belakang (punggung) dan tangan kanan.

Selain luka tembakan, ditemukan luka lain di banyak tempat. Yakni luka di bagian pundak, kaki kiri dan kanan, kemudian jari manis dan jari kelingking, tangan kiri patah, luka juga ditemukan di bagian lengan dan tempat lain.

”Ada banyak luka selain tembakan. Ini berdasarkan laporan dua orang perwakilan keluarga yang memiliki latar belakang medis,” katanya, dikutip dari Kompas.com, Kamis (28/7/2022).

Baca: Kuburan Brigadir J Dibongkar

Sementara itu, Ketua Tim Dokter Forensik, Ade Firmansyah Sugiharto mengatakan, tim dokter forensik dalam mengautopsi fokus mencari luka selain bekas tembakan sesuai permintaan keluarga.

”Kita lakukan pemeriksaan secara umum (otopsi) juga fokus pada bekas-bekas luka selain tembakan,” kata Ade.

Ia mengatakan, untuk mendapatkan hasil yang akurat, sampel akan melalui tahapan pemeriksaan mikroskopis. Untuk itu, tim dokter sendiri yang akan membawa sampel menuju laboratorium Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Baca: Duga Ada Pembunuhan Berencana, Keluarga Brigadir J Diperiksa Polisi

”Mengapa RSCM, ya karena tempat yang memadai dan memiliki integritas untuk hasil yang independen dan imparsial,” kata Firmansyah.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kompas.com

Comments
Loading...