Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Metro Jateng

Selain Disekap, 54 WNI di Kamboja Diduga Akan Diperdagangkan

Ilustrasi Perdagangan orang. (Pixabay)

MURIANEWS, Semarang – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat merespon laporan 54 WNI yang disekap di Kamboja. Hasilnya, selain disekap, 54 WNI tersebut diduga akan diperdagangkan dalam tiga hari ke depan.

Hal itu diungkapkan Kepala Disnakertrans Provinsi Jateng, Sakina Rosellasari. Ia menjelaskan, setelah mendapat laporan tersebut pihaknya langsung menindak lanjuti dengan menghubungi pelapor.

”Kami langsung menindaklanjuti laporan itu dan mendapat informasi dari WNI atas nama Mohammad Effendy. Dia mewakili 54 WNI yang bekerja di Negara Kamboja yang diduga mengalami penipuan penempatan tenaga kerja dan diduga juga terjadi tindakan perdagangan orang (TPPO),” katanya.

Dalam koordinasi yang dilakukan, para korban ini berangkat ke Kamboja melalui beberapa agensi. Dugaan sementara pemberangkatan dilakukan secara unprosedural dengan mengunakan agensi perseorangan.

”Dari informasi yang kami terima menceritakan agensinya memang berbeda-beda. Saat ini mereka pun dalam tekanan. Apalagi, dari pengakuannya dalam tiga hari ke depan mereka akan diperdagangkan,” ungkapnya.

Baca: Terima Aduan 54 WNI Diduga Disekap di Kamboja, Begini Respon Ganjar

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapat aduan terkait dugaan penyekapan Warga Negara Indonesia (WNI) di Kamboja. Aduan tersebut ia terima melalui akun media sosial Instagram.

Meski hanya lewat media sosial, Ganjar langsung merespon dan memerintahkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jateng untuk melakukan pengecekan.

Awalnya seorang warganet dengan akun @angelinahui97 melaporkan terkait adanya penyekapan terhadap 54 WNI di Kamboja. Laporan tersebut ditulis dalam sebuah kolom komentar di unggahan video Kolaborasi Jateng-Jepang yang diunggah Ganjar di akun instagramnya @ganjar_prabowo.

Baca: Duh, Ibu Muda Grobogan Ini Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang

Lewat postingan itu, ia meminta tolong ke Ganjar untuk segera dibantu. Apalagi jumlah WNI yang diduga disekap ada 50 orang lebih.

”Pak tolong kami para wni yg lagi d sekap d kamboja, saya DM BAPAK tidak di balas2. Kami ada 50 orang lebih,” tulis @angelinahui97.

Unggahan tersebut, langsung ditanggapi Ganjar. Ia pun memerintahkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jateng untuk melakukan pengecekan.

”Segera cek @nakertrans.provjateng,” perintah Ganjar.

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...