Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

PT HKS Grobogan Santuni Korban Kecelakaan Kerja

PT HKS Grobogan Santuni Korban Kecelakaan Kerja
Gedung pabrik PT HKS di Mangunsari, Tegowanu, Grobogan. (Murianews/Saiful Anwar)

MURIANEWS, Grobogan – PT HKS Grobogan, Jawa Tengah memberikan santunan pada keluarga, HA (20) yang meninggal karena kecelakaan kerja. Selain santunan, perusahaan juga memberikan pendampingan psikologis pada keluarga korban.

”Kami sudah berikan santunan kepada pihak keluarga almarhum. Untuk nilainya, mohon maaf tidak bisa kami sampaikan. Tapi nilainya cukup besar,” kata HR Manajer PT HKS Dono S Nugroho saat memberi keterangan pada awak media, Rabu (27/7/2022).

Tak hanya itu, pihak perusahaan juga menanggung semua biaya perawatan di rumah sakit, serta tahlil selama tujuh hari di rumah korban. Santunan juga diberikan oleh serikat pekerja PT HKS pada keluarga korban.

”Karena sudah bekerja selama tiga bulan, yang bersangkutan juga sudah didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan. Oleh karena itu, yang bersangkutan tentu mendapatkan hak-haknya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” paparnya.

”Besaran (santunan) sudah disampaikan oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan. Nanti juga akan kami sampaikan kepada pihak keluarga. Kami yang akan menguruskan semuanya,” lanjutnya.

Baca: Karyawannya Meninggal Kecelakaan Kerja, Begini Klarifikasi PT HKS di Grobogan

Dono menyatakan, setelah pemeriksaan pihak kepolisian keluar, pihaknya segera menindaklanjutinya. Yakni, apakah terjadi pelanggaran prosedur dan sebagainya .

”Kami akan melakukan perbaikan, baik terhadap alat kerja, maupun APD (alat pelindung diri),” ungkapnya.

Adapun laporan pemeriksaan itu, nantinya termasuk mengenai penyebab kecelakaan. Yakni apakah meninggalnya karyawan tersebut karena tersengat arus listrik atau karena yang lain.

”Untuk penyebab meninggalnya korban, kami masih menunggu hasil pemeriksaan kepolisian. Yakni apakah karena tersengat listrik, atau tertimpa meja, atau karena yang lain,” tutupnya.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...