Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Karyawannya Meninggal Kecelakaan Kerja, Begini Klarifikasi PT HKS di Grobogan

Karyawannya Meninggal Kecelakaan Kerja, Begini Klarifikasi PT HKS di Grobogan
HR Manajer PT HKS Dono S Nugroho memberikan keterangan soal meninggalnya karyawan kepada awak media. (Murianews/Saiful Anwar)

MURIANEWS, Grobogan – Seorang Karyawan PT HKS, HA (20) meninggal karena kecelakaan kerja, Selasa (26/7/2022). PT HKS pun memberikan klarifikasinya.

Human Resource (HR) Manajer PT HKS Dono S Nugroho mengatakan, karyawan yang meninggal, Hadi Akbar Ibrahim bekerja di bagian ironing atau gosok.

Ironing, kata Dono, merupakan alat pemanas dengan tenaga listrik. Fungsinya untuk menghaluskan sarung tangan yang sudah jadi.

Ia mengklaim, tempat kerja bagian itu, alat maupun alas tempat berdiri pekerja sudah didesain aman.

”Alat ini sudah didesain sedemikian rupa, dengan alas karpet karet, agar tidak terjadi sengatan listrik saat digunakan,” imbuhnya, Rabu (27/7/2022).

Baca: Ada Kecelakaan Kerja, Disnakertrans Grobogan: Perusahaan Harus Perhatikan Hak-Hak Karyawan

Sesuai SOP, karyawan di bagian ironing sudah diminta agar menggunakan safety soes berupa sepatu karet dan sarung tangan karet sebelum bekerja.

Setiap pagi sebelum memulai pekerjaan, tambah dia, semua karyawan juga selalu dibreafing dengan materi produk yang akan dikerjakan, penggunaan alat pelindung diri, dan kebersihan.

”Jadi dari segi alat juga sudah memenuhi keselamatan kerja, dari segi karyawan juga sudah sesuai SOP,” paparnya.

Kendati begitu, awak media dalam kesempatan tersebut tidak diizinkan ke lokasi kejadian. Sebab, lokasi tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian.

Sementara itu, mengenai kronologi kejadian, saat ini Tim Inafis dari Polres Grobogan sedang melakukan pemeriksaan.

”Sampai sekarang karyawan kami masih dimintai keterangan secara bergantian,” paparnya.

Menurut Dono, saat peristiwa itu tak ada yang melihat secara langsung. Musibah itu sendiri terjadi pukul 07.02 WIB saat akan memulai pekerjaan.

”Saksi melihat korban sudah jatuh ke belakang, dan kondisinya tertimpa meja kerjanya. Di mana alat kerja korban menimpa korban,” katanya.

Rekan korban segera menolong korban, namun kondisinya sudah pingsan. Saksi pun membawa korban ke klinik, kemudian dibawa ke PKU Muhammadiyah Gubug dan dinyatakan meninggal.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...