Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Duh Senangnya, Sopir Tebu PG Rendeng Kudus Diberi Kulkas Cuma-cuma

Pemberian hadiah kepada sopir tebu di PG Rendeng Kudus, Rabu (27/7/2022). (Murianews/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Manajemen Pabrik Gula (PG) Rendeng Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, memberikan sejumlah hadiah bagi para sopir tebu yang menyetorkan tebunya ke pabrik gula di wilayah PTPN IX itu.

Hadiahnya, terdiri dari peralatan elektronik seperi kulkas, kipas angin, hingga magiccom. Serta hadiah lainnya seperti helm, kompor gas, dan pernak-pernik lainnya.

Kepala Tanaman PG Rendeng Kudus Febri Prasetyawan menyampaikan, pemberian hadiah ini sebagai bentuk terima kasih PG Rendeng kepada sopir yang telah menjual tebunya ke pabrik gula mereka.

Baca: Selain PG Rendeng, di Kudus Ada Dua Pabrik Gula Lain yang Sempat Berjaya

Pemberian hadiah ini pula, juga sebagai penegasan bahwa pabrik gula yang telah berdiri sejak tahun 1840 itu, telah aktif kembali. Setelah mati suri beberapa tahun belakangan.

”Sopir ini kan perannya sangat penting, makanya kami berikan ini sebagai hadiahlah untuk mereka karena sudah mengangkut tebu-tebu pilihan terbaik ke sini,” ucapnya di sela pemberian hadiah, Rabu (27/7/2022).

Febri menambahkan, teknis pemberian hadiah adalah dengan cara pengundian. Tiap sopir yang membawa sepuluh muatan tebu ke PG Rendeng akan mendapatkan satu kupon.

”Kemudian kami undi dan ternyata yang dapat dari Rembang,” sambung dia.

Baca: PG Rendeng Kudus Targetkan Produksi Gula Capai 18 Ribu Ton

Selain memberi hadiah untuk para sopir, PG Rendeng juga memastikan kenyamanan sopir dalam hal bongkar tebu. PG Rendeng, memiliki 500 lori untuk mengangkut tebu-tebu dari para sopir, sehingga proses itu bisa dilakukan lebih mudah dan cepat.

”Inilah satu keunggulan dari PG Rendeng, kami bisa melayani bongkar tebu dengan cepat,” tandasnya.

PG Rendeng Kudus kembali beroperasi di tahun 2022 ini. PG Rendeng sebelumnya telah vakum giling selama tiga tahun karena revitalisasi.

Kini, di awal produksinya kembali, jajaran manajemen menargetkan ada sebanyak 270 ribu ton tebu yang digiling selama 97 hari. Dengan rata-rata per harinya adalah sebanyak 2.500 ton.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...