Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Sejumlah Peternak di Jepara Tolak Vaksinasi PMK

Sejumlah Peternak di Jepara Tolak Vaksinasi PMK
Ternak-ternak di Jepara divaksin PMK. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Sejumlah peternak di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menolak vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternaknya. Kondisi itu jadi hambatan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat untuk menggenjot capaian vaksinasi PMK.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan pada DKPP Jepara, Mudhofir mengatakan, adanya penolakan itu lantaran peternak-peternak itu belum sepenuhnya paham fungsi dari vaksinasi PMK untuk ternaknya.

”Ada yang menolak. Ada yang mau tapi takut kalau nanti terjadi apa-apa,” kata Mudhofir, Rabu (27/7/2022).

Baca: Kasus Harian PMK di Jepara Turun, Sudah Terkendali?

Adanya penolakan itu, lanjut Mudhofir, para peternak khawatir terjadi kemungkinan buruk pada ternak-ternak mereka. Sebab, mereka mengira vaksinasi PMK punya efek seperti vaksinasi Covid-19 yang disuntikkan pada manusia.

Meski ada penolakan, pihak DKPP Jepara tak memaksa peternak untuk menerima vaksinasi PMK. Pihaknya memilih untuk kembali mengedukasi peternak dengan cara yang lebih efektif.

”Kami coba buktikan, vaksin yang diberikan tidak berdampak buruk bagi ternak. Nanti sekitarnya yang kami vaksinasi ternyata tidak ada reaksi, kan, nanti kami bias meyakinkannya lebih mudah,” jelas Mudhofir.

Mudhofir menyebut, sampai saat ini capaian vaksinasi PMK di Jepara sudah mencapai 3977 ekor. Pihaknya berharap agar para peternak bisa memahami fungsi vaksinasi PMK secara utuh.

”Kita mendorong untuk percepatan vaksinasi. Supaya bisa di atas 70 persen. Harapannya nanti herd immunity (kekebalan komunal, red) bisa terbentuk,” pungkas Mudhofir.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...