Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

ASN di Kudus Nekat Pakai Narkoba, Siap-Siap Kena Sanksi

Sosialisasi gerakan anti narkotika Pemkab Kudus. (Murianews/Anggara Jiwandhana)

MURIAEWS, Kudus – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, dilarang keras mendekati obat-obatan terlarang atau narkoba. Bila melanggar, maka akan ada konsekuensi dan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Kudus HM Hartopo usai menjalani tes urine dan sosialisasi bahaya narkotika bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah, di Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (27/7/2022).

”Jelas ada (sanksi) dan itu sudah diatur. Jadi jangan sampai ada ASN atau pegawai Pemkab Kudus yang tersangkut kasus narkotika,” tegas Hartopo.

Dia pun kemudian meminta kepada semua ASN untuk menjadi Duta Anti Narkotika di lingkungan tinggalnya masing-masing. Sehingga angka pengguna narkotika di Kabupaten Kudus bisa menurun.

Hartopo menyebutkan, angka kasus penyalahgunaan narkotika di Kudus meningkat saat masa pandemi. Yakni dari 0,8 menjadi 0,15 persen.

”Karena ini saya mendukung kegiatan seperti ini yang bagus untuk menyadarkan dan tentu bisa dilakukan skrining di lingkungan ASN Pemkab Kudus,” sambungnya.

Baca: Bupati Kudus Sempat Khawatir saat Dites Urine BNN, Ternyata Hasilnya…

Hartopo kembali mengingatkan bila barang haram tersebut sangatlah merusak generasi bangsa. Dia meminta kepada masyarakat Kudus untuk menjauhinya.

Subkoordinator Pemberdayaan Masyarakat Bidang Pencegahan BNN Provinsi Jawa Tengah Ginung Yudianto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kudus yang telah mau menyelenggarakan kegiatan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan narkotika di lingkungannya.

”Kami apresiasi karena ikut mengimplemantasiken Inpres Nomor 2 Tahun 2020 tentang RAN P4GN (Rencana Aksi Nasional Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika),” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...