Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Tulisan SAE Pada Kemasan Oli Mesin, Ternyata Ini Artinya

Tulisan SAE Pada Kemasan Oli Mesin, Ternyata Ini Artinya
Foto: Ilustrasi ganti oli mesin (federaloil.co.id)

MURIANEWS, Kudus – Saat membeli oli mesin, kita sering membaca tulisan kode dalam kemasannya. Salah satunya adalah tulisan SAE.

Meski demikian, masih banyak yang belum tahu apa arti dari kode SAE ini. Padahal, istilah itu perlu sekali diketahui supaya tidak salah dalam membeli oli mesin

Lalu, apa sih arti SAE ini? Melansir dari laman Federal Oil, SAE adalah suatu asosiasi yang mengatur standarisasi di berbagai bidang seperti bidang rancang desain teknik dan manufaktur.

Baca juga: Sering Gonta-ganti Merk Oli Mesin? Ini Dampak yang Bisa Terjadi pada Motor

Sedangkan arti dari SAE sendiri Society of Automotive Engineer sebagai identifikasi dari kekentalan oli.

Biasanya pada setiap kemasan oli, terdapat tulisan SAE 10W-30, 10W-40 atau 20W-40, 20W-50. Huruf W yang ada di belakang angka singkatan dari ‘Winter’.

Formulasi oli disesuaikan untuk musim dingin dan panas, sehingga saat suhu mobil atau motor dingin olinya tidak mengental.

Untuk angka paling depan menandakan tingkat kekentalan oli pada suhu dingin dan angka setelah W atau paling belakang adalah tingkat kekentalan oli ketika mesin dalam kondisi bekerja atau sudah panas.

Semakin besar angkanya maka semakin kental oli pada kondisinya. Semakin dingin suhu suatu wilayah, maka semakin encer tingkat kekentalannya, biasanya pada angka SAE 5W-35.

Sedangkan tingkat kekentalan yang tepat untuk Indonesia sebagai negara beriklim tropis adalah pada angka SAE 10W-30 sampai pada angka SAE 15W-50.

Untuk API merupakan singkatan dari American Petrolium Institute sebuah kode standar yang menentukan kualitas oli. Jika diperhatikan pada setiap kemasan oli akan ada huruf API dan biasanya ditambah 2 huruf alfabet di belakangnya yakni SN biasanya akan ditulis seperti ini, API SN atau ada juga API CH.

Untuk huruf pertama yakni melambangkan jenis kendaraan bensin atau gasoline untuk kendaraan bensin biasanya huruf S dan kendaraan diesel huruf dilambangkan dengan huruf C.

Lalu arti kode huruf yang kedua menjelaskan kualitas yang terbaru dari oli, contohnya API SG dan API SN, API SN merupakan jenis oli yang lebih baru dan biasanya memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan API SG. Semakin baru oli maka kode alphabet akan semakin jauh.

Nah itulah pengertian dari sitilah-istilah yang ada pada kemasan oli, semoga bermanfaat.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: federaloil.co.id

Comments
Loading...