Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Amankan 1 Sura, Polres Sragen Kerahkan 700 Personel

Ilustrasi Polisi (Foto: Beritasatu.com/Danung Arifin)

MURIANEWS, Sragen – Sebanyak 700 anggota Polres Sragen bakal diturunkan untuk mengamankan malam satu sura menadatang. Hal ini lantaran di malam tersebut sejumlah perguruan silat melakukan upacara pengesahan anggota.

Kapolres AKBP Piter Yanottama mengatakan penerjunan ratusan anggota tersebut guna memberikan rasa nyaman terhadap para anggota baru perguruan. Apalagi, di Sragen terdapat 16 perguruan pencak silat yang dimungkinkan melakukan acara serupa di malam yang sama.

”Sragen ini dibilang Negeri Para Pendekar karena ada 16 perguruan silat. Harusnya perguruan silat yang besar ini bisa memberi manfaat yang luar biasa bagi kemajuan Sragen,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Selasa (26/7/2022).

Baca: Tabrak Lari, Pelajar SMK di Sragen Meninggal

Saat ini, pihaknya pun masih mempelajari potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang 1 Sura yang bertepatan dengan hari Sabtu (30/7/2022).

”Kalau berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, dalam kegiatan itu (pengesahan anggota) sering kali memobilisasi massa pendekar yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas jika tidak diantisipasi,” ungkapnya.

Ia pun memastikan, telah berkoordinasi dengan Pemkab, Kodim, tokoh perguruan silat, tokoh masyarakat dan pihak lain yang terkait di Sragen untuk sama-sama menjaga kondusivitas wilayah.

Piter mengatakan polisi akan mengantisipasi agar tidak ada arak-arakan dan konvoi. Teknisnya setia anggota perguruan silat akan diminta kumpul di ranting masing-masing. Kemudian mereka bergerak menuju lokasi acara pengesahan dengan dikawal petugas keamanan hingga para anggota perguruan silat kembali ke rumah masing-masing.

”Kalau kegiatan lancar maka tujuan dan manfaat bisa tercapai serta tidak mengurangi hakekat kegiatan tersebut,” jelasnya.

Kapolres kembali meminta komitmen panitia penyelenggara untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah. Di sisi lain, Kapolres melihat ada pamswakarsa yang dimiliki masing-masing perguruan silat.

”Pengamanan internal ini juga bergerak aktif untuk bisa menertibkan, supaya tertib, rapi, dan kondusif. Dalam pelaksanaannya memang ada penjadwalan. Setiap perguruan mendapatkan jadwal sendiri-sendiri mengingat personel polisi juga terbatas,” ujarnya.

Ketua Forum Komunikasi Perguruan Pencak Silat (FKPPS) Sragen, Heru Agus Santoso, mengatakan kegiatan para pendekar akan berlangsung pada 2-5 Agustus 2022. Bila jumlah pesertanya sampai 1.000 orang, kata dia,  sudah disepakati tidak ada konvoi.

”Konvoi itu membuat resah masyarakat,” ujar Heru yang berharap acara berjalan lancar semua.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...