Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Muria Batik Luncurkan Batik Cerita Rakyat Kretek

Owner Muria Batik, Yuli Astuti menunjukkan batik tulis cerita rakyat kretek. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Muria Batik, Kudus, Jawa Tengah kembali mengeluarkan produk terbaru. Produk tersebut merupakan batik tulis dengan tema cerita rakyat kretek.

Murianews menyambangi Muria Batik. Lokasinya di RT 04, RW 02, Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Owner Muria Batik, Yuli Astuti menceritakan awal mula membuat batik tulis cerita rakyat kretek itu.

Batik tersebut memiliki latarbelakang warna hitam. Motif dalam batik menggambarkan kegiatan warga yang berkaitan dengan proses pembuatan rokok. Lengkap dengan latarbelakang Gunung Muria.

”Di batik ini terdapat kegiatan menanam tembakau, ada warga yang memetik tembakau dan cengkih, ada yang menjemur tembakau juga,” kata Yuli, Selasa (26/7/2022).

Yuli menjelaskan, pihaknya berkeinginan untuk menggali motif kudusan kuno. Hal itu sebagai bentuk melestarikan kearifan lokal.

”Supaya masyarakat Kudus juga tahu tentang Kudus. Bahwa proses pembuatan rokok itu seperti ini tahapannya,” sambungnya.

Baca: Fashion Street di Kudus Sepuluh Tahun Lalu untuk Promosikan Batik

Lebih lanjut, Yuli mengatakan, proses pembuatan satu batik tulis cerita rakyat kretek itu memakan waktu tiga sampai empat bulan.

Batik tersebut berukuran 2,5 meter x 1,05 meter. Harga batik tulis tersebut Rp 3 juta sampai Rp 4 juta.

Menurut Yuli, batik ini cocok digunakan sebagai jarik maupun sarung. Karena jika digunakan sebagai baju kurang pas karena beberapa gambar akan terpotong sehingga terlihat kurang menarik.

”Harapan kami batik Kudusan yang sudah dikenal ini bisa tetap dilestarikan. Salah satunya Pemkab Kudus mewajibkan agar warganya memakai batik Kudusan,” pungkasnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...