Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Cegah Konflik, 28 Perguruan Silat Grobogan Dikumpulkan

Cegah Konflik, 28 Perguruan Silat Grobogan Dikumpulkan
Suasana Rakor Penanganan Konflik Sosial Bersama Forkompimda dan Jajaran Pengurus Perguruan Pencak Silat se-Kabupaten Grobogan, di Riptaloka Setda Grobogan, Selasa (26/7/2022). (Murianews/Saiful Anwar)

MURIANEWS, Grobogan – Perwakilan 28 perguruan silat se-Kabupaten Grobogan dikumpulkan di Ruang Riptaloka, Setda Grobogan, Selasa (26/7/2022).

Mereka dikumpulkan dalam acara bertajuk Rakor Penanganan Konflik Sosial Bersama Forkompimda dan Jajaran Pengurus Perguruan Pencak Silat se-Kabupaten Grobogan.

Hadir dalam agenda ini, Sekda Grobogan Moh Sumarsono, Kepala Kejaksaan Negeri Grobogan Iqbal, serta perwakilan Polres Grobogan dan Kodim 0717/Grobogan.

Sumarsono mengatakan, kegiatan itu digelar guna mencegah adanya konflik antarperguruan pencak silat. Sebab, bila tidak dirangkul bersama dikhawatirkan menimbulkan konflik.

”Ini kan bisa menimbulkan konflik sosial apabila tidak dipelihara secara baik. Kita upayakan sadarkan mereka, supaya hidup rukun,” ungkap Sekda.

Baca: Pencak Silat Grobogan Agendakan Try Out ke Empat Kota

Perguruan silat menjadi perhatian khusus. Sebab, di lapangan pernah terjadi konflik. Agenda itu pun digelar agar kejadian serupa tidak terulang.

”Kebetulan yang punya potensi konflik saat ini ya pencak silat. (Pernah) ada gesekan-gesekan, tapi bisa diselesaikan oleh Polri, TNI, Satpol PP dan Kejari,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Grobogan, Sintono menambahkan, ada 27 perguruan silat yang terdaftar, namun terdapat 28 perguruan silat yang diundang.

”Ada satu perguruan yang tidak menggelar acara di luar, jadi tidak didaftarkan. Yang didaftarkan ada 27 perguruan,” kata dia.

Menurut Sintono, acara tersebut sangat penting. Pihaknya pun berharap acara serupa bisa digelar di lain hari.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...