Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pelaksana Pekerjaan Jalan Mindahan-Damaran Jepara Terancam Denda

Pelaksana Pekerjaan Jalan Mindahan-Damaran Jepara Terancam Denda | MURIANEWS
Kondisi pengerjaan proyek Jalan Mindahan-Damaran Jepara yang molor dari jadwal kontra. (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Jepara – Pelaksana pekerjaan perbaikan Jalan Mindahan-Damaran, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah terancam denda dari pemerintah setempat.

Sebabnya, pekerjaan yang dilakukan jauh dari target yang ditentukan. Di mana, pekerjaan yang dimulai 25 Juli 2022 dan dijadwalkan berakhir 28 Juli 2022 baru berjalan 25 persen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jepara, Ary Bachtiar mengatakan, ada dua paket pekerjaan dalam satu jalur itu, yakni, jalan Mindahan-Damaran dan Damaran-Damarjati.

Dua paket pekerjaan itu dikerjakan dua rekanan yang berbeda. Namun, masih dalam satu konsorsium perusahaan.

Baca: Proyek Jalan Mindahan-Damaran Jepara Diprediksi Molor

Keduanya pun terancam kena denda. Sebabnya, kedua rekanan itu diprediksi tak bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu dalam kontrak. Mereka sendiri sudah mengajukan perpanjangan waktu pekerjaan.

”Namun kami berikan perpanjangan pekerjaan dengan denda. Saya kira mengejar waktu 28 Juli tidak mungkin. Mereka memasuki keterlambatan dengan denda,” terang Ary.

Adapun sanksi dendanya yakni per mil kali nilai kontrak Rp 2,5 miliar per seribu. Jika ditotal, per harinya pelaksana pekerjaan dikenai denda sebesar Rp 2,5 juta.

”Semakin lama dia menyelasaikan semakin banyak denda menumpuk. Dia akan semakin rugi sehinga dia harus cepat menyelesaikannya,” jelasnya.

Denda itu berlaku setelah melewati tenggat waktu pengerjaan. Pihaknya juga memberikan perpanjangan waktu pengerjaan selama 50 hari lagi.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...