Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Wisata di Kudus Mulai Ramai, Prokes Diminta Jangan Diabaikan

Pengunjung tengah menikmati wana wisata speed boat Logung Kudus. (Murianews/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Setelah sempat ‘mati suri’ selama dua tahun terakhir, akibat pandemi Covid-19 yang menyerang, kini destinasi wisata di Kabupaten Kudus kembali bergeliat. Sejumlah destinasi wisata baik milik pemerintah ataupun milik swasta di Kudus mulai ramai didatangi pengunjung dari berbagai daerah.

Momen bergeliatnya kembali wisata di Kudus itu diharapkan bisa menjadikan perekonomian masyarakat juga ikut bergeliat.

Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mewanti-wanti baik pengelola wisata ataupun pengunjung tak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Kasi Desatinasi Wisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus M Aflah membenarkan saat ini pariwisata di Kudus kembali bergeliat.

”Memang wisata mulai bangkit lagi. Bukan hanya di Kudus, juga didaerah lain. Bahkan ada istilah revenge tourism istilah pariwisata balas dendam setelah dua tahun ini menahan diri,” katanya, Senin (25/7/2022).

Baca: Enam Desa Wisata di Kudus Bakal Dikucuri Bantuan Rp 100 Juta

Meski demikian, ia menyebut bangkitnya pariwisata di Kota Kretek tahun ini belum bisa setara dengan bergeliatnya wisata sebelum adanya pandemi Covid-19. Terlebih, di Kabupaten Kudus ramainya destinasi wisata baru terlihat di akhir pekan.

”Artinya kalau seperti dulu itu memang belum sama persis. Tapi dari pandemi ke sini sudah mulai ramai. Alhamdulillah dampak multiplayer untuk UMKM juga sudah mulai terasa. Terlebih di kawasan wisata religi itu sudah ramai,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia menyebut pihaknya sampai saat ini masih terus mewanti-wanti seluruh pengelola wisata untuk mengedepankan prokes. Apalagi, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) masih berlaku.

Baca: Bupati Kudus Ancam Beri SP dan Cabut Status Desa Wisata Tak Aktif

Sementara Kabid Pariwisata Disbudpar Kudus, Endang Fitriyati melanjutkan, sejumlah destinasi wisata juga sudah dilakukan pembinaan untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan. Pihak dinas, juga secara berkala melakukan monitoring di wisata Kudus.

”Monitoring rutin kami laksanakan di destinasi wisata setiap hari Sabtu dan Minggu. Begitu juga saat CFD hari Minggu pagi, kami pantau sapta pesonanya dan prokesnya. Sekitar empat orang paling tidak berkeliling melakukan monitoring, tapi kami cek di destinasi wisata juga masih sounding tentang prokes terhadap pengunjung,” ungkapnya.

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...