Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pemuda Muhammadiyah Kudus Diajak Melek Politik Kebangsaan

Diskusi publik terkait politik kebangsaan untuk pemuda Muhammadiyah di Kudus, Senin (25/7/2022). (Murianews/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Puluhan pemuda Muhammadiyah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah diberi pengetahuan tentang politik kebangsaan melalui diskudi publik di SMK Muhammadiyah Kudus, Senin (25/7/2022).

Sebanyak 40 pemuda mengikuti disukusi publik ”Peran Pemuda Muhammadiyah dalam Politik Kebangsaan di Kabupaten Kudus” tersebut.

Dalam diskusi publik tersebut, juga dihadiri Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kudus Iskandar Wibawa. Selain itu, Anggota KPU Kudus Ahmad Kholil juga dihadirkan untuk menjadi pemateri.

Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Kudus M Abdur Rozaq mengatakan, diskusi publik politik kebangsaan ini digelar untuk meningkatkan pengetahuan politik kebangsaan yang dimiliki para pemuda Muhammadiyah.

”Ini pembinaan dalam rangka memenuhi wawasan pemuda Muhammadiyah terkait pendidikan politik,” katanya, Senin (25/7/2022) petang.

Baca: Catatan Sejarah Tanggal 18 Juli: Ikatan Pelajar Muhammadiyah Didirikan di Surakarta Tahun 1961

Secara umum, sambung dia, wawasan politik pemuda muhammadiyah di Kudus sudah dinilai cukup bagus. Hanya saja, memang perlu adanya pembinaan untuk mengarah ke politik yang positif. Pendidikan politik seperti ini, rencana akan digelar rutin minimalnya satu hingga dua bulan sekali.

”Ketika ada kader atau pemuda yang memang ingin fokus ke politik, akan kami fasilitasi dengan pendidikan politik. Rencananya rutin pertemuan santai dengan membahas pendidikan politik satu-dua bulan sekali,” jelasnya.

Sementara Fadhlil Wafi Fauzi, ketua panitia diskusi menjelaskan, pada prinsipnya diskusi publik ini untuk pendidikan politik bagi pemuda Muhammadiyah untuk menghadapi Pemilu 2024.

“Sehingga ada peran pemuda muhammadiyah ini ikut serta dalam menyukseskan pemilu 2024. Mulai berpartisipasi sampai pengawasan,” ucapnya.

Selain itu, diskusi publik ini juga sebagai sarana edukasi untuk pemuda Muhammadiyah, agar ketika berbeda pilihan tidak akan ada gesekan yang terjadi.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...