Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Catatan Sejarah Tanggal 25 Juli: Wafatnya Pendiri NU Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari di Tahun 1947

Catatan Sejarah Tanggal 25 Juli: Wafatnya Pendiri NU Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari di Tahun 1947
Foto: Hadratussyaikh Kiai Haji Muhammad Hasyim Asy’ari (wikipedia.org)

MURIANEWS, Kudus – Ada beragam catatan sejarah dan momen penting yang terjadi pada tanggal 25 Juli dari tahun ke tahun. Berikut ini, catatan sejarah tanggal 25 Juli yang terjadi di berbagai negara yang dihimpun Solopos.com dari beberapa sumber:

1603

Raja Skotlandia, James VI, dinobatkan sebagai raja Inggris dan Irlandia dengan nama James I. Ia adalah raja Skotlandia yang menggantikan ibunya, Mary, saat dirinya masih berusia satu tahun. James VI memimpin hingga akhir hayatnya pada 27 Maret 1625.

1799

Pasukan Prancis pimpinan Napoleon Bonaparte berjumlah 7.700 tentara dengan 1.000 penunggang kuda berhasil mengalahkan pasukan Kesultanan Ottoman yang berjumlah 18.000 tentara dalam Pertempuran Abukir di Abu Qir, Mesir.

Baca juga: Ini Sejarah Hari Bhakti Adhyaksa yang Diperingati Setiap Tanggal 22 Juli

1894

Pertempuran Pungdo yang melibatkan pasukan Tiongkok dan Jepang meletus di Asan, Korea setelah pasukan Jepang menyerang kapal perang milik Tiongkok. Pertempuran dimenangi Jepang dan memicu Perang Tiongkok-Jepang I yang berlangsung hingga 17 April 1895.

1917

Pengadilan Prancis menetapkan seorang penari berkebangsaan Belanda, Margaretha Geertruida Zelle lebih dikenal sebagai Mata Hari, sebagai mata-mata Jerman di Prancis. Pengadilan menjatuhi hukuman mati bagi Mata Hari dan dieksekusi pada 15 Oktober 1917.

1943

Pemimpin Italia yang sudah berkuasa selama 21 tahun, Benito Musolini, terpaksa melepaskan kekuasaannya setelah Majelis Agung Fasisme Italia memakzulkannya. Ia lantas digantikan Pietro Badoglio.

1943

Pasukan Kanada memulai Operasi Musim Semi di Bukit Verrieres, Prancis demi mengusir pasukan Jerman. Namun operasi gagal dan menjadi operasi militer paling berdarah bagi Kanada selama Perang Dunia II. Sekitar 450 tentara Kanada tewas dalam tersebut.

1947

Hadratussyaikh Kiai Haji Muhammad Hasyim Asy’ari adalah seorang ulama besar bergelar pahlawan nasional dan merupakan pendiri sekaligus Rais Akbar (pimpinan tertinggi pertama) Nahdlatul Ulama meninggal pada 25 Juli 1947.

1950

Komandan Koninklijke Nederlands-Indische Leger (KNIL) atau Tentara Kerajaan Hindia Belanda, Dirk Cornelis Buurman van Vreeden, menyerahkan markas besar KNIL kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ini menjadi tanda pembubaran KNIL yang sudah berdiri selama 120 tahun.

1978

Bayi tabung pertama lahir di Rumah Sakit Oldham General, Oldham, Manchester, Inggris. Bayi tabung pertama itu berjenis kelamin wanita dan dinamai Louise Brown. Kini, Louise Brown hidup sehat dan pada 2004 silam sudah menikah dengan Wesley Mullinder.

1986

Sekelompok orang menghentikan bus di Negara Bagian Punjab, India dan meminta semua orang beragama Hindu keluar dari bus. Sebanyak 15 orang ditembak mati sekolompok orang yang diduga orang Sikh. Konflik berdarah ini terjadi antara 1980 hingga 1990-an.

2000

Concorde Air France (AF) 4590 dari armada Air France (AF) jatuh pada saat lepas landas dari Bandara Charles de Gaulle Paris, Prancis pada 25 Juli 2000 dan menewaskan 109 orang di atas pesawat dan 4 orang di darat.

2006

Pasukan Georgia mulai menginvasi wilayah Abkhazia dengan menempatkan pasukannya di tempat-tempat strategis di Abkhazia. Hal itu lantas diprotes Rusia yang menganggap Georgia telah melanggar perjanjian damai yang ditandatangani di Moskow pada 1994.

2013

Bandar Udara Internasional Kualanamu sering salah eja sebagai ‘Kuala Namu, disingkat secara resmi KNIA, adalah Bandar Udara Internasional yang terletak di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, mulai beroperasi 25 Juli 2013 dan diresmikan 27 Maret 2014.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: solopos.com

Comments
Loading...