Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

IDI Kudus Beri Penjelasan soal Obat Covid-19 Paxlovid

Foto: Ilustrasi obat-obatan (pixabay.com)

MURIANEWS, Kudus – Obat antivirus sekaligus sebagai terapi penyakit Covid-19, Paxlovid ramai dibicarakan. Lantas apa sebenarnya obat Paxlovid itu?

Diketahui, obat Paxlovid merupakan obat antivirus baru yang sedang diteliti untuk pengobatan Covid-19. Sejauh ini obat Paxlovid diklaim efektif untuk mengurangi risiko kematian pada pasien Covid-19.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus, Jawa Tengah, dr Ahmad Syaifuddin mengatakan, obat Paxlovid merupakan obat terapi Covid-19. Menurutnya, obat tersebut efektif bagi pasien penderita Covid-19.

”Manfaat obat Paxlovid sebagai obat Covid-19 bisa dirasakan bagi seseorang yang telah mendapat vaksin Covid-19 lengkap,” katanya, Senin (25/7/2022).

Baca: Ini Tips Mengobati Batuk Kering dari Bahan Alami hingga Obat Medis 

Lebih lanjut, menurut dokter Ahmad Syaifuddin Paxlovid hanya boleh dikonsumsi pasien positif Covid-19 dengan usia minimal 12 tahun. Sedangkan berat badan seseorang tersebut minimal 40 kilogram.

Obat Paxlovid ini juga memiliki efek samping. Yakni adanya gangguan yang terjadi pada indera perasa, diare, peningkatan tekanan darah, nyeri otot, dan gangguan pada fungsi hati.

Baca: Tren Covid-19 di Jateng Naik, Ganjar: Booster Digas Pol

Menurutnya, obat Paxlovid tersebut sudah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Persetujuan tersebut untuk penggunaan darurat sebagai terapi Covid-19.

”Kalau dikonsumsi juga sudah aman dan diperbolehkan digunakan sebagai terapi Covid-19,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...