Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Proses Klaim Kopi Muria sebagai Tanaman Asli Kudus Tak Akan Mudah

Petani memanen kopi. (Murianews/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo ingin Kudus mematenkan atau klaim tanaman kopi muria sebagai varietas lokal asli Kota Kretek. Namun, hal tersebut tidak akan semudah membalikkan telapak tangan.

Hal tersebut dikarenakan rumitnya teknis proses klaim dan adanya sejumlah syarat khusus apabila tanaman kopi muria bisa menjadi varietas tanaman asli Kudus. Mulai dari asal usul bibit hingga ciri khas yang membedakan.

Walau begitu, Subkoordinator Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus Arin Nikmah mengatakan, bukan berarti Kabupaten Kudus tidak bisa melakukan hal tersebut.

Baca: Kudus Ingin Patenkan Kopi Muria, Tak Mau ‘Kecolongan’ Lagi

Pemerintah daerah, bisa saja melakukan pengajuan terkait ini. Asalkan, pihaknya sudah memperoleh data observasi lapangan. Serta sudah ditemukannya pohon indukan dari tanaman kopi muria berusia minimal 20 tahun.

”Kalau saat ini kan mungkin di lereng Muria banyak petani kopi yang mengambil bibit dari luar daerah. Nah salah satu cara awal untuk mematenkannya nanti adalah dengan ditemukannya pohon indukan, atau yang benar-benar tumbuh di sana dan bukan pohon pembibitan,” kata Arin, Senin (25/7/2022).

Ketika sudah ditemukan pohon indukan tersebut, kemudian akan dilakukanlah observasi dan uji varietas bunga dan buahnya. Proses tersebut minimal dilakukan dua kali untuk uji bunga dan buahnya.

”Saat ini kan di sana ada robusta dan arabica yang juga sudah dipatenkan secara umum. Nah dengan proses observasi inilah dicari perbedaan kopi muria dibanding kopi-kopi lain, manakala fisiologis batang dan daun beda, maka itu bisa diproses,” tandasnya.

Baca: Alpukat Japan Resmi jadi Buah Lokal Asli Kudus

Sebagai informasi, alasan Bupati Kudus ingin mengklaim kopi muria sebagai varietas tanaman lokal Kudus adalah karena Hartopo tidak ingin Kudus kalah cepat dengan kabupaten-kabupaten tetangga lain dalam hal klaim varietas lokal.

Dia menyebutkan, selama ini Kudus kalah cepat dalam hal klaim varietas lokal. Mulai dari parijoto, jeruk pamelo, hingga varietas pisang byar Muria. Semua varietas itu, sudah lebih dulu diklaim oleh daerah lain.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...