Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pemilihan Duta Wisata Grobogan Belum Bisa Digelar, Ini Sebabnya

Pemilihan Duta Wisata Grobogan Belum Bisa Digelar, Ini Sebabnya | MURIANEWS
Sebanyak 15 pasangan mengikuti acara grand final pemilihan duta wisata di pendapa kabupaten, Jumat (21/9/2018) malam. (Murianews/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Pemilihan duta wisata Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah masih urung digelar tahun ini. Peniadaan pemilihan Mas dan Mbak Grobogan merupakan kali ketiga sejak Covid-19 mewabah.

Kasi Pariwisata, Disporabudpar Grobogan Purwanti Widyaningrum, Sabtu (23/7/2022) mengungkapkan selain karena masih pandemi Covid-19, kegiatan itu tidak dianggarkan pada tahun ini.

”Iya ini tahun ketiga libur, terakhir kali digelar tahun 2019. Tahun ini masih libur karena tidak ada anggarannya,” kata Dian, sapaannya.

Meski begitu, ungkap Dian, Mas dan Mbak Grobogan dipastikan bisa digelar pada tahun depan. Sebab, sudah ada anggaran untuk penyelenggaraan agenda yang dulunya jadi kegiatan rutin tahunan itu.

”Kalau untuk 2023 sudah pasti, sudah dianggarkan untuk kegiatan tersebut,” imbuhnya.

Baca: Pemkab Grobogan Terbitkan SE Terkait Pembelian BBM Subsidi

Tidak hanya karena anggaran, masih liburnya pemilihan Mas dan Mbak tahun ini juga karena di tingkat provinsi juga tidak digelar.

Sementara itu, terkait kritik terhadap minimnya kontribusi Mas dan Mbak, Dian menyebut hal itu karena terbatasnya anggaran. Sebab, sebenarnya mereka memiliki banyak program yang akan dijalankan.

”Mereka sebenarnya kreatif. Ada banyak program yang sudah disusun, tapi tidak bisa terealisasi karena anggarannya terbatas,” ungkapnya.

Sebagai contoh, pada awal 2020 lalu sebelum datangnya pandemi, sebanyak 10 pasangan Mas dan Mbak Grobogan itu ikut berkontribusi dalam parade seni. Mereka membawa sepeda onthel dengan baju kuno.

”Jadi saat itu masyarakat melihat, oh ternyata ada Mas dan Mbak Duta Wisata yang mempromosikan wisata,” paparnya.

Dian mengatakan, ada beberapa kriteria untuk menjadi Mas dan Mbak Grobogan. Antara lain aktif berbahasa Inggris, Jawa dan Indonesia, kemudian cerdas, tinggi, badan proporsional, dan memiliki wawasan luas tentang wisata di Grobogan.

 

Reporter: Saiful Anwar

Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...