Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pemkab Grobogan Terbitkan SE Terkait Pembelian BBM Subsidi

Pemkab Grobogan Terbitkan SE Terkait Pembelian BBM Subsidi
Konsumen membeli BBM di salah satu SPBU di Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah. (Murianews/Saiful Anwar)

MURIANEWS, Grobogan – Pemkab Grobogan menerbitkan surat edaran terkait rekomendasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) Subsidi jenis solar dan pertalite.

Surat bertanggal 22 Juli 2022 itu ditandatangani Sekretaris Daerah Grobogan Moh Sumarsono. Dalam surat menyebutkan, ada empat kepala OPD yang berhak menerbitkan rekomendasi pembelian BBM dua jenis tadi.

Keempatnya yakni Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop-UKM), Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan), dan Dinas Pertanian Grobogan.

Rekomendasi yang diberikan masing-masing kepala OPD harus sesuai dengan kriteria tertentu.

Baca: Dilarang Beli BBM Pakai Jeriken Bikin Mumet Petani Grobogan

Untuk Disperindag, rekomendasi pembelian solar dan pertalite bisa diberikan kepada konsumen pengguna pelayanan umum seperti krematorium, tempat ibadah, panti asuhan, panti jompo, rumah sakit tipe C dan D, serta puskesmas.

Kemudian, untuk Dinkop-UKM dan Disnakkan, rekomendasi bisa diberikan kepada usaha mikro yang modal usahanya paling banyak Rp 1 miliar, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.

Berikutnya, Dinas Pertanian hanya bisa menerbitkan rekomendasi untuk konsumen pengguna usaha pertanian. Meliputi petani atau kelompok tani berupa jasa alat mesin pertanian yang melakukan usaha pertanian pangan, holtikultura, perkebunan, dengan maksimal luas dua hektar.

Dalam surat tersebut ditekankan, rekomendasi harus dikeluarkan kepada konsumen yang benar-benar berhak. Yakni petani, nelayan, pelaku usaha mikro, pelayanan umum dan bukan pedagang eceran BBM.

Selain itu, volume yang tertera dalam rekomendasi juga tidak boleh melebihi kebutuhan. Surat rekomendasi itu pun hanya berlaku selama 30 hari.

Di surat itu, Sekda Grobogan meminta camat segera menyebarluaskan kepada kepala desa atau lurah. Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi Sigit Adiwibowo dari Disperindag di nomor 081325656966.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...