Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Soroti Haji 2022, Abdul Wachid: Biaya Naik, Tapi Fasilitas Berkurang

Soroti Haji 2022, Abdul Wahid: Biaya Naik, Tapi Fasilitas Berkurang
Anggota Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Pelaksanaan ibadah haji 2022 mendapat sorotan. Salah satunya datang dari Anggota Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid.

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah itu menyayangkan adanya kenaikan biaya haji. Namun, kenaikan itu tak diimbangi dengan peningkatan pelayanan dan fasilitas pada jemaah haji.

Wahid mengungkapkan, salah satu peningkatan biaya yang paling terlihat ialah biaya di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Sebelumnya, biaya di sana hanya 1.600 real.

Namun, tahun ini Pemerintah Arab Saudi menaikkan biayanya menjadi 5.600 real untuk setiap jemaah.

”Baru tahun ini ada kenaikan biaya yang begitu besar. Padahal sebelumnya hanya 1.600 real,” kata Wachid kepada Murianews, Sabtu (23/7/2022).

Baca: Jumlah Jemaah Haji Jepara Positif Corona Bertambah

Dengan kenaikan itu, ia tak melihat adanya tambahan fasilitas yang didapat para jemaah. Bahkan, sebagai pengawas yang hadir di Mekkah, ia justru melihat banyak kekurangan fasilitas.

”Kalau para jemaah sih, mengatakan sudah puas. Tapi, kami melihat masih banyak kekurangan,” kata politisi asal Kabupaten Jepara, Jawa Tengah itu.

Menurutnya, beberapa jemaah mengeluhkan catering yang disediakan, seperti kurangnya lauk pauk dan buah-buahan. Selain itu, kamar mandi juga dinilai para jemaah kurang air.

”Ada juga yang mengeluh pendingin ruangannya tidak dingin, bahkan tidak hidup,” jelas Wachid.

Wahid berharap, kekurangan-kekurangan yang jadi keluhan itu dapat dievaluasi. Ia tak mau ada lagi complain dari jemaah soal fasilitas yang sebenarnya mereka sudah membayar penuh.

“Jadi, kalau dihitung dari penambahan nilai biaya, fasilitasnya sangat kurang memuaskan,” tegas Wachid.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...