Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Miniatur Rumah Adat Buatan Pemuda Kudus Ini Istimewa, Segini Harganya

Miniatur rumah adat buatan Eko Nor Haris. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Limbah kayu jati menjadi barang bernilai di tangan perajin kayu di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Dari limbah kayu tersebut tercipta miniatur rumah adat joglo dan miniatur pendapa kabupaten.

Perajin kayu itu bernama Eko Nor Haris. Dia berdomisili di Dukuh Winong, RT 06, RW 06, Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Eko-sapaan akrabnya itu terampil membuat miniatur. Berbagai miniatur dibuatnya dari limbah kayu jati.

Berbagai miniatur telah dibuatnya. Seperti miniatur rumah adat joglo, miniatur gazebo, miniatur pendapa kabupaten, dan berbagai miniatur lainnya.

Kisahnya membuat miniatur dimulai sekitar tahun 2016 silam. Saat itu dia sedang menggarap rumah adat sungguhan.

Eko Nor Haris mengerjakan miniatur rumah adat joglo di tempat kerjanya. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

Dari situlah muncul ide untuk merancang rumah adat joglo dalam bentuk mini. Tujuannya untuk memberi contoh bagi konsumennya ketika ada yang meminta dibuatkan rumah adat joglo.

”Kalau memberi contoh hanya lewat foto kan kurang detail. Jadi, miniatur ini bisa digunakan sebagai contoh ketika ada yang ingin dibuatkan rumah adat joglo sungguhan. Tetapi kalau ada yang ingin dibuatkan dalam bentuk miniatur, saya juga bisa buatkan,” katanya, Sabtu (23/7/2022).

Baca: Menengok Rumah Joglo Pencu Berusia 400 Tahun yang Masih Ditinggali Satu Keluarga di Kudus

Bahkan, pihaknya sudah lihai menunjukan berbagai sudut miniatur rumah ada joglo tersebut. Mulai dari soko papat, tumpang songo, gebyok ukir, kere, tiang lanang atau tiang perempuan dan bagian lainnya.

Dia membeberkan harga miniatur di tempatnya. Miniatur rumah adat joglo dijual mulai harga Rp 10 juta sampai Rp 20 juta. Nominal tersebut bergantung ukuran, seperti skala 1:20, 1:25, dan skala lainnya.

”Kalau miniatur pendapa dimulai dari harga Rp 2 juta. Kalau miniatur gazebo dimulai dari harga Rp 1,5 juta,” sambungnya.

Satu miniatur rumah joglo tersebut mampu diselesaikan oleh Eko dalam waktu satu hingga dua bulan. Menariknya, miniatur rumah adat joglo buatannya itu bisa dibongkar-pasang.

”Miniatur ini bisa di-knock down (bongkar pasang, red). Memang sengaja saya buat seperti itu karena supaya mirip aslinya,” ujarnya.

Sejauh ini peminat miniatur rumah adat joglo di tempatnya berasal dari beberapa desa di Kabupaten Kudus. Selain membuat miniatur, pihaknya juga membuat meja, kursi, dan lemari.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...