Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Info Jatim

Ngaku Kartu ATM Tertelan, Pria Ini Malah Hancurkan Mesinnya untuk Gasak Uang

Ngaku Kartu ATM Tertelan, Pria Ini Malah Hancurkan Mesinnya untuk Gasak Uang
Mesin ATM nampak rusak (Istimewa)

MURIANEWA, Malang – RH (32) warga Jalan Bromo, Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur nekat merusak mesin anjungan tunai mandiri (ATM) untuk menggasak uang di dalamnya.

Aksi RH dilakukan di ATM Bank Jatim cabang Kepanjen di Jalan Kawi, Kepanjen, Kabupaten Malang. Sebelum menghancurkan mesin itu, RH terlebih dahulu memasukkan kartu ATM dengan untuk mengambil uang. Namun, dia kemudian berdalih bahwa ATM nya itu tertelan hingga tidak bisa mendapatkan uang.

Kemudian, RH membobol mesin ATM dengan menggunakan sejumlah peralatan. Namun, aksinya itu diketahui oleh seorang satpam yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Baca: Bobol ATM Teman Sekantor, Warga Solo Diringkus Polisi Sukoharjo

Satreskrim Polres Malang meringkus RH (32) guna menjalani pemeriksaan atas dugaan mencoba membobol mesin ATM.

”Benar, Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor (Satreskrim Polres) Malang telah mengamankan pelaku pembobolan mesin ATM,” kata Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik, dikutip dari Merdeka.com, Sabtu (23/7/2022).

Berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku berniat melakukan pencurian uang di mesin ATM. Tetapi dalihnya mengambil kartu ATM yang tertelan di dalam salah satu mesin.

Baca: Pembobol ATM di Jepara Ternyata Bawa Kartu Pers saat Beraksi

”Pengakuannya karena ingin mengambil kartu ATM yang tertelan. Itu hanya alibi si pelaku saja,” tegasnya.

Pelaku sempat berusaha merusak CCTV dengan cara memutus kabel.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 juncto Pasal 53 KUHP tentang Percobaan Pencurian dengan Pemberatan. Pelaku diancam hukuman maksimal 7 tahun penjara.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Merdeka.com

Comments
Loading...