Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kriminalitas Tinggi, Rutan Jepara Over Kapasitas

Kriminalitas Tinggi, Rutan Jepara Over Kapasitas
Suasana Rutan Kelas IIB Jepara saat warga binaan video call dengan keluarga. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Tingginya angka kriminalitas dinilai menjadi biang keladi Rutan Kelas IIB Jepara mengalami over kapasitas.

Bahkan jumlah warga binaan di sana mencapai 300 persen dari kapasitas seharusnya, yakni 108 orang. Sedangkan, kondisi saat ini Rutan Jepara dihuni 392 orang warga binaan.

”Sebenarnya sudah over kapasitas. Dari kapasitas seharusnya, lebihannya sampai 300 persen,” kata Plt Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Nasihul Hakim, kepada Murianews, (21/7/2022).

Baca: Warga Binaan Rutan Jepara Bisa Dikunjungi, Ini Syaratnya

Sebelumnya bahkan, jumlah warga binaan di rutan tersebut sebanyak 397 orang. Namun, setelah ada program asimilasi, jumlahnya berkurang menjadi 392 warga binaan.

”Yang mendapat asimilasi itu kecuali terpidana pembunuhan, pelecehan seksual, kasus narkotika dengan hukuman di atas 5 tahun, dan koruptor,” jelas dia.

Dari 392 warga binaan itu, di antaranya adalah 15 perempuan dan empat orang anak yang berhadapan dengan hukum.

Untuk anak yang berhadapan dengan hukum, yakni, mereka yang berusia di bawah 18 tahun itu tersandung kasus penganiayaan, perkelahian, pelecehan atau berhadapan dengan Undang-undang Perlindungan Anak.

Hakim mengaku bahwa Rutan Kelas IIB Jepara berisi paling banyak warga binaan untuk wilayah eks-Karisidenan Pati. Pihaknya menilai, angka kriminalitas di Kota Ukir cukup tinggi.

“Tingkat kriminalitas di sini cukup tinggi. Tetapi, tingkat penegakan hukumnya juga tinggi,” pungkas Hakim.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.