Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Penyakit Jantung Jadi Penyebab Dominan Meninggalnya 58 Jemaah Haji

Penyakit Jantung Jadi Penyebab Dominan Meninggalnya 58 Jemaah Haji

Persiapan keberangkatan jemaah haji yang melaksanakan safari wukuf, Jumat (8/7/2022)

MURIANEWS, Jakarta – Pusat kesehatan haji mencatat ada sebanyak 58 jemaah haji yang meninggal di Arab Saudi. Sebagian besar dari mereka mengalami sakit jantung.

Selain itu, jemaah yang meninggal paling banyak adalah dari golongan laki-laki dan kelompok umur di bawah 60 tahun. Padahal jumlah jemaah yang paling banyak adalah wanita.

Kepala Pusat Kesehatan Haji, dr. Budi Sylvana mengatakan, ada tiga faktor yang mempengaruhi kondisi kesehatan jemaah haji. Faktor pertama adalah adanya ancaman suhu dan kelembaban di Arab Saudi. Sementara ancaman kedua adalah adanya aktivitas yang berlebihan.

Baca: Daftar Tunggu Haji di Jepara Mencapai 29 Tahun

Faktor kedua adalah adanya kerentanan kesehatan jemaah haji. Dimana jemaah haji indonesia didominasi oleh jemaah haji risiko tinggi karena faktor usia dan penyakit. Selain itu juga adanya kekambuhan penyakit yang dipicu oleh kelelahan dan kondisi fisik yang menurun.

Faktor ketiga adalah kapasitas tenaga kesehatan, dimana antisipasi dan respon petugas kesehatan terhadap permasalahan kesehatan jemaah.

”Dengan berbagai cara, angka kematian bisa kita kendalikan, walaupun jemaah lansia, walaupun jemaah punya komorbid, tapi bisa kita kendalikan,” ujarnya.

Baca: Dua Haji Asal Kudus yang Meninggal Dimakamkan di Makkah

Menurut dr. Budi, kerentanan kesehatan jemaah dapat diantisipasi melalui penguatan promosi kesehatan. Berbagai upaya promosi kesehatan dilakukan tim, mulai dari kampanye #jangantungguhaus dari awal sebelum keberangkatan jemaah haji.

Selain itu juga seruan terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri terutama saat keluar pondokan dan beribadah. Serta adanya kampanye untuk minum obat teratur bagi jemaah haji risti dan memiliki komorbid.

”Untuk menjaga jemaah tetap sehat dan mencegah atau memperburuk kekambuhan,” ujarnya.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kemkes.go.id

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.