Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Eks Manajemen Persiku Akhirnya Serahkan LPJ Kompetisi Liga 3 Jateng 2021

LPJ Persiku

Penyerahan LPJ oleh sekretaris Manajemen Persiku Kudus 2021 (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Eks Manajemen Persiku Kudus, Jawa Tengah akhirnya menyerahkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan selama Musim kompetisi Liga 3 Jawa Tengah 2021. LPJ diserahkan kepada KONI dan Askab PSSI Kabupaten Kudus.

Penyerahan tersebut LPH dilakukan oleh eks sekretaris Persiku 2021 Abdullah Zaim, Selasa (13/7/2022), kepada dua perwakilan organisasi olahraga tersebut.

“Sudah, sudah kami serahkan LPJ-nya Selasa kemarin, kami serahkan ke Bapak Sunarto selaku Humas KONI dan Bapak Nur Ahmad yang merupakan Sekretaris Askab PSSI Kudus,” kata Zaim, Rabu (13/7/2022).

Ditambahkan Zaim, pihak eks manajemen juga sudah menyiapkan semua data pendukung LPJ tersebut. Bilamana diperlukan, eks manajemen siap mengantarkan data pendukungnya.

BACA JUGA: Persiku Harus Naik Kasta Tahun Ini, Harus Diupayakan Manajemen

“Jumlahnya ada sekantung besar, nanti pada saat dibutuhkan untuk verifikasi kami siap antarkan,” tegasnya.

Terkait polemik yang mengiringi pengumpulan LPJ ini, pihak eks manajemen lebih memilih legawa. Walau memang, ASKAB sempat pernah menolak LPJ yang diserahkan kepihaknya akibat kurangnya kelengkapan berkas.

“Kami harapkan ini segera diproses karena memang dulu dijanjikan dalam APBD murni, dan kini juga belum ada tanda-tanda akan dianggarkan pada APBD Perubahan,” tandasnya.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah sebelumnya memberi pernyataan jika manajemen Persiku Kudus 2021 belum mengirimkan laporan pertanggungjawaban (LPJ), baik ke mereka maupun ke Askab PSSI Kudus.

Memang, dalam perjalanannya pihak manajemen telah mengirimkan draf LPJ kepada Askab, namun dalam isinya tidak ada tanda tangan resmi dari manajer Persiku. Sehingga tidak ada legal standing yang bisa dijadikan acuan pencairan dana.

Eks manajemen sendiri, mengajukan pencairan dana sebesar Rp 1,4 miliar. Dana tersebut mereka klaim sebagai pembiayaan Persiku Kudus saat mengarungi Kompetisi Liga 3 Jawa Tengah pada 2021 lalu.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Budi Erje

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.