Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

‘Spiderman’ Asal Batang, Kiromal Katibin Kembali Pecahkan Rekor Dunia Panjat Tebing

Kiromal Katibin
Kiromal Katibin kembali berhasil memecahkan rekor Speed Climbing Dunia. (facebook.com/NewBadmintonNewsFlash/photos)

MURIANEWS, Chamonix – Kiromal Katibin, atlet panjat tebing Indonesia kembali membuat rekor dunia. Kali ini dilakukannya saat berlomba di Kejuaraan Dunia International Federation of Sport Climbing (IFSC) 2022 di Chamonix, Prancis, Jumat (8/7/2022) waktu Prancis.

Menurut situs resmi FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia), Katibin berhasil mencatatkan waktu tercepat 5,00 detik saat bertanding di babak kualifikasi. Catatannya ini membuat dirinya berhasil memecahkan rekor sebelumnya yang juga diciptakannya.

Pada kejuaraan Speed and Lead World Cup di Villars, Swiss, sepekan sebelumnya, Katibin sudah mencatatkan waktu tercepat 5,04 detik. Dengan demikian dirinya berhasil mempertajam rekor dunia yang sudah dilakukannya untuk nomor speed climbing.

Keberhasilannya memancat dinding setinggi 15 meter dengan waktu hanya 5 detik, membuat dirinya semakin dikenal sebagai ‘spiderman’ di komunitas panjat tebing dunia. Sampai saat ini Kiromal Katibin adalah atlet panjat tebing Indonesia yang masih terus menjadi pemegang rekor untuk nomor speed climbing.

BACA JUGA: Atlet Panjat Tebing Indonesia Pecahkan Rekor Dunia Saat Bertanding di Amerika Serikat

“Saya sangat senang sekali. Ini terjadi karena saya berlatih dengan keras. Terima kasih atas semua doa dari masyarakat, semoga dengan ini panjat tebing Indonesia semakin jaya,” ujar Katibin.

Dengan keberhasilannya ini, berarti Katibin sudah empat kali memecahkan rekor dunia. Tiga momen sebelumnya terjadi di seri IFSC Seoul (Korea Selatan), Salt Lake City (Amerika Serikat) dan di Villars (Swiss). Semuanya merupakan rekor atas namanya sendiri.

Selain mempertajam rekor, dengan catatan waktunya itu, Katibin yang merupakan atlet panjat tebing asal Batang, Jawa Tengah itu, memastikan satu tempat di babak final. Pada babak final aka nada 16 atlet panjat tebing yang akan bertarung menjadi yang tercepat.

“Alhamdulillah hari ini di Chamonix, Perancis, atlet andalan kita kembali menorehkan prestasi gemilang dengan memecahkan rekor dunia tercepat, rekor dunia atas namanya sendiri, dengan catatan waktu 5,00 detik. Kami delegasi Indonesia merasa sangat bangga dengan raihan ini, semoga prestasi ini dapat dipertahankan hingga olimpiade nanti,” ujar Ketua Umum FPTI Yenny Wahid.

Atlet nasional FPTI saat ini sedang berada di Eropa guna mengikuti turnamen panjat tebing dunia. Dalam turnamen yang diikuti oleh 32 negara ini, Indonesia menerjunkan 20 atlet, 10 orang putri dan 10 orang putri.

Indonesia tampil di kategori speed putra enam orang, lead putra empat orang dan masing-masing lima atlet untuk speed dan lead putri. Turnamen yang digelar di Place du Mont Blanc, Chamonix, Perancis ini akan berlangsung hingga 10 Juli 2022.

Penulis: Budi Erje
Editor: Budi Erje
Sumber: FPTI

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.