Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Oknum Perawat Terduga Pelaku Pelecehan Pasien di Jepara Diperiksa

Oknum Perawat Terduga Pelaku Pelecehan Pasien di Jepara Dipersiksa
Kasatreskrim Polres Jepara AKP M Fachrur Rozi. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Oknum perawat RSUD RA Kartini Jepara yang diduga pelaku pelecehan seksual pada pasien mendatangi panggilan polisi. Ia datang untuk menjalani pemeriksaan.

Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M Fachrur Rozi, mengatakan bahwa terduga pelaku tersebut datang seorang diri. Dia datang di Mapolres Jepara sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (7/7/2022).

“Dia datang sendiri. Tidak didampingi pengacara,” terang Rozi, saat ditemui Murianews di kantornya.

Baca: Geger! Seorang Wanita Ngaku Dilecehkan Oknum Perawat RSUD Kartini Jepara

Pemanggilan itu, merupakan serangkaian penyelidikan tahap pemeriksaan. Rozi mengungkapkan, yang bersangkutan dimintai keterangan terkait fakta-fakta yang dialami dalam kasus tersebut.

Terkait dengan penelusuran akun anonim @UpWanita, yang mengungkap dugaan pelecehan seksual tersebut, Rozi masih menelusurinya.

”Kami masih menelusurinya. Karena itu akun anonim. Itu soal UU ITE,” imbuh Rozi.

Diberitakan sebelumnya, akun @UpWanita menceritakan pelecehan seksual yang dialami saat terbaring sakit di RSUD RA Kartini Jepara.

Korban bahkan mengunggah langsung foto oknum yang dimaksudnya lengkap dengan seragam RSUD RA kartini.

”Aku mau speak up terkait kelakuan b*ngs*t orang ini, memanfaatkan profesi sebagai jalan untuk melancarkan otak mesumnya. mungkin sebagian warga #jepara ada yang kenal dengan dia,” twittnya.

Dia melanjutkan jika ia mewakili perempuan yang pernah di rawat di bangsal RSUD tersebut. ia juga mengaku masih mengingat jelas nama perawat melalui tag nama yang ada di seragamnya.

Saat itu, perawat tersebut memanfaatkan keadaan pasien yang sedang terbarung lemah. Kemudian perawat tersebut sengaja menyentuh bagian sensitif perempuan. Bahkan, dalam sehari, ia bisa masuk empat kali ke kamar inapnya.

“Selama ini aku berusaha berdamai dengan trauma yang aku alami. Terlalu sakit kalau ingat ini, trauma yang sangat mendalam,” sambungnya dalam twitter @Up Wanita.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.