Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Duh, Ibu Muda Grobogan Ini Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang

Duh, Ibu Muda Grobogan Ini Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang
Ilustrasi. (Dok. Murianews)

MURIANEWS, Grobogan – Seorang ibu muda asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah diduga jadi korban perdagangan orang. Diketahui korban bernama ES warga Kecamatan Wirosari.

Perempuan berusia 23 tahun itu diduga disalurkan secara gelap ke Arab Saudi oleh agensi abal-abal. Itu terungkap dalam surat yang dikirim Relawan Peduli Pekerja Migran Indonesia Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPMI-KTPPO).

Surat yang ditujukan pada Bupati Grobogan Sri Sumarni menyebutkan, jika korban saat ini mengalami perbudakan di Negeri Kawasan Timur Tengah.

Baca: Polda Lampung Amankan Sembilan Perempuan Korban Perdagangan Manusia

Ibu muda itu menjadi korban sindikat perdagangan orang dan diberangkatkan secara ilegal. Saat ini, korban tidak memegang dokumen apapun. Sebab, dokumen-dokumen itu dirampas pihak agensi yang memberangkatkannya.

Selain itu, korban mengalami perlakukan kasar yang tidak manusia. Ia juga tidak mendapatkan perlindungan. Keselamatan korban pun terancam.

Korban menceritakan pengalaman pahitnya itu dengan memanfaatkan grup WhatsApp ”Peduli Pekerja Migran Indonesia” dan meminta bantuan admin grup tersebut.

Dalam surat bertanggal 11 Juni 2022 itu disebutkan, korban meminta tolong agar persoalannya disampaikan ke lembaga terkait. Ia juga meminta perlindungan hukum serta minta dipulangkan ke tanah air.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Grobogan Teguh Harjokusumo membenarkan isi surat tersebut. Pihaknya pun sudah menyambangi rumah korban di Wirosari.

”Ya benar, kami sudah menyambangi keluarga korban di Wirosari. Surat kami terima baru-baru ini. Korban minta dipulangkan dari Arab Saudi,” kata Teguh, Rabu (6/7/2022).

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...