Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Geger! Warga Cangkol Sukoharjo Ditemukan Meninggal Tengkurap di Sawah

Petugas mengevakuasi mayat yang ditemukan di pematang sawah di Cangkol, Mojolaban, Sukoharjo, Rabu (6/7/2022). (Solopos.com/Magdalena Naviriana Putri)

MURIANEWS, Sukoharjo – Warga Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo digegerkan dengan temuan mayat di areal persawahan setempat, Rabu (6/7/2022) pagi. Saat ditemukan mayat tersebut dalam kondisi tengkurap.

Kapolsek Mojolaban, AKP Tarto mengatakan, mayat tersebut teridentifikasi bernama Mulyosuwito (73) warga setempat. Berdasarkan pemeriksaan medis, korban meninggal karena terjatuh dan mengalami pendarahan dalam.

”Korban merupakan warga sekitar bernama Mulyosuwito, 73. Berdasarkan keterangan dokter, korban meninggal karena terjatuh dan terjadi pendarahan dalam,” katanya seperti dikutip Solopos.com.

Ia menjelaskan, jenazah korban ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB oleh warga setempat bernama Budiman (49). Saat itu, ia melihat sepeda ontel berada di jalan persawahan di Dukuh Dranan, atau di sebelah barat TKP dalam kondisi mengembun.

”Merasa curiga, ia pun mencari keberadaan pemilik sepeda di sekitar TKP, namun tidak bertemu,” ungkapnya.

Akhirnya, Budiman menemui saksi lain, Wagiman (51), untuk membantu mengenali siapa pemilik sepeda ontel yang ditemukan itu. Mereka kembali mengecek sepeda milik korban, ternyata masih tidak diketahui siapa pemilik sepeda tersebut.

”Wagiman berinisiatif berkeliling di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dengan maksud mencari keberadaan pemilik sepeda. Hingga akhirnya dia melihat ada sesosok pria dalam kondisi tidur tengkurap,” terangnya.

Keduanya, lanjutnya, langsung mendekati korban. Setelah dilihat ternyata korban sudah meninggal dunia.

”Melihat hal itu Wagiman langsung menghubungi warga sekitar dan melapor ke Polsek Mojolaban,” jelasnya.

Setelah mendengar kejadian itu dia kemudian menerjunkan petugas untuk mendatangi TKP bersama dengan tim medis Puskesmas Mojolaban.

Sesampainya di TKP  petugas meminta warga sekitar untuk mengenali korban.  Setelah diketahui identitas korban,  kemudian petugas medis dari Puskesmas Mojolaban yang dipimpin dr Dyah Omi melakukan visum luar terhadap korban.

”Sesuai keterangan dokter korban meninggal karena pendarahan dalam karena terjatuh dan diperkirakan sudah meninggal lebih dari 12 jam, serta tidak ditemukan tanda tanda kekerasan,” ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui pergi meninggalkan rumah pada hari Selasa (5/7/2022) sekitar pukul 13.00 WIB untuk mencari rumput  pakan kambing.

Setelah penemuan itu, korban langsung dibawa ke rumah duka dan diserahkan ke pihak keluarga. Dalam kejadian itu, pihak keluarga menerima kondisi kematian korban dan menolak untuk diautopsi.

Dalam kejadian itu, tiga barang bukti ditemukan di TKP. Di antaranya sabit yang digunakan untuk mencari rumput, kantong rumput dan juga sepeda ontel.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...