Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Teater Cantik itu Luka UMK Kudus Sukses Pukau Penonton

Pementasan teater Cantik Itu Luka. (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muria Kudus (UMK) Kudus, Jawa Tengah, berhasil memukau penonton dengan mementaskan teater “Cantik itu Luka” di acara parade pentas teater PBSI UMK angkatan 2020, Sabtu (2/7/2022).

Mereka berhasil mengadaptasi novel karya Eka Kurniawan itu menjadi sebuah seni drama yang menarik.

Sutradara Naskah Cantik itu Luka Jessy Segitiga mengungkapkan, novel tersebut sengaja dipilih karena belum ada yang mengalihmediakan sebagai naskah teater ataupun film.

Walau memang novel tersebut cukup berat untuk diangkat menjadi naskah teater. Sehingga pihaknya hanya mengambil bagian awal novel dan memadukannya dengan kreasi-kreasi baru yang disesuaikan dengan konteks masa kini.

”Banyak hal tabu di dalam novel seperti pemerkosaan, pelecehan dan kekerasan. Ini jika saya masukkan semua tentunya tidak sesuai dan akan sangat panjang durasinya, jadi saya munculkan adegan-adegan kreativitas asalkan esensinya dapat,” katanya.

Baca: UMK Kudus Deklarasikan Tahun Peningkatan Mutu Kampus

Meskipun begitu, ia menilai pesan maupun makna dari pementasan cantik itu luka cukup berhasil ditangkap oleh penonton.

Di mana melalui pentas tersebut, ia ingin menekankan bahwa sastra dapat menjadi jalan tengah yang bisa diterapkan dalam berbagai disiplin seni.

”Ini memang tabu, tetapi patut untuk diterapkan. Sastra bisa jadi jalan tengah yang semula tabu menjadi tidak tabu,” lanjutnya.

Jessy berharap pentas teater “Cantik itu luka” itu tidak hanya berhenti pada saat pertunjukan saja. Melainkan penonton juga terinspirasi untuk menciptakan pertunjukan teater sehingga seni peran itu bisa dihidupkan lagi.

”Harapannya penonton akan membuat kreasi juga sehingga pertunjukan tidak hanya selesai pada malam ini saja,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.