Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Dua Orang yang Diseret dari Makam Ki Ageng Selo Grobogan Ternyata…

Dua Orang yang Diseret dari Makam Ki Ageng Selo Grobogan Ternyata…
Tangkapan layar video viral orang diseret dari Makam Ki Ageng Selo, Tawangharjo, Grobogan, Jawa Tengah. (Murianews/Istimewa)

MURIANEWS, Grobogan – Dua orang diseret keluar dari Makam Ki Ageng Selo Kabupaten Grobogan Jawa Tengah. Video rekaman CCTV peristiwa itu beredar di jagat maya.

Juru Kunci Makam Ki Ageng Selo, Abdul Rochim mengatakan dua orang tersebut adalah kakak dan adiknya sendiri. Mereka diduga dikompromi orang tak bertanggungjawab untuk campur dalam pengelolaan makam leluhur itu.

Diketahui, adik Abdul Rochim sendiri juga merupakan Juru Kunci Makam Ki Ageng Selo. Sementara kakaknya, merupakan pekerja di Jakarta.

Baca: Viral! Dua Orang Diseret Paksa dari Makam Ki Ageng Selo Grobogan

Abdul Rochim mengatakan, sekitar September-Desember 2021 lalu, uang kotak amal Makam Ki Ageng Selo sempat dikuasai oleh kakak dan adiknya itu.

Kejadian itu pun didengar pihak Keraton Surakarta. Pihak Keraton Surakarta kemudian menegur keduanya dan masalah diselesaikan dengan damai. Namun, peristiwa serupa kembali terjadi.

”Akhirnya tidak sampai dipenjara. Tapi kalau diulangi lagi akan dipenjarakan,” ungkapnya, Senin (4/7/2022).

Untuk diketahui, kompleks Makam Ki Ageng Selo merupakan aset milik Lembaga Dewan Adat Keraton Surakarta Hadiningrat. Itu sesuai dengan putusan Mahkamah Agung dan Pengadilan Negeri Surakarta.

Diberitakan sebelumnya, Beredar video menggambarkan dua orang diseret paksa keluar dari makam Ki Ageng Selo, Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Video berdurasi 3,18 menit itu diunggah akun YouTube Al Yahya Nusantara. Dalam unggahannya, pemilik akun memberinya judul Viral Juru Kunci Makam Ki Ageng Selo Diseret Oknum Preman.

Di video yang diunggah, tampak dua orang diseret paksa keluar dari Makam Ki Ageng Selo oleh beberapa orang. Dua orang itu diseret secara terpisah.

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...