Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Info DIY

Dua ASN di Gunungkidul Selingkuh Hingga Punya Anak

Dua ASN di Gunungkidul Selingkuh Hingga Punya Anak
Ilustrasi (Pixabay)

MURIANEWS, Gunungkidul – Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) beda instansi di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan hubungan perselingkuhan. Misinya, hubungan gelap itu berlangsung hingga melahirkan seorang anak.

ASN pria berinisial P bertugas di Dinas Pendidikan dan sudah mempunyai istri sah. Sementara ASN Perempuan berinisial H yang berstatus cerai, berugas di Dinas Pemuda dan Olahragara Kabupaten Gunungkidul .

Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul Winaro mengatakan, keduanya pernah bekerja di satu kantor yakni di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul.

Perselingkuhan berawal saat mereka yang masih satu kantor menjalankan tugas di Kota Yogyakarta. Karena alasan hujan, mereka pun menginap di penginapan sehingga hubungan mereka semakin dekat.

Baca: Hartopo: Pensiunan ASN Bisa Ikut Komunitas yang Happy

Winarno juga mengatakan bahwa P ternyata pernah dihukum selama dua bulan karena kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan ke istri pertamanya yang kemudian berujung pada oerceraian.

Kemudian, P menikah lagi dengan seorang peruempuan yang usianya lebih tua.

”Jadi dia (P) itu ingin menunjukkan kejantanannya karena sering dibilang tidak bisa membuat anak oleh istrinya,” kata Winarno, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (2/7/2022).

Kasus tersebut terungkap setelah H melahirkan seorang bayi perempuan dengan berat 2,1 kilogram pada akhir Mei 2022.

Setelah H melahirkan bayi, terbongkar jika H yang berstatus cerai itu menjalin hubungan asmara dengan P yang telah memiliki istri. Sehingga kasus tersebut mencuat ke publik, P dan H resmi dipecat dari ASN pada Jumat (1/7/2022).

Baca: Di Kabupaten Cianjur Ada ASN yang Suka Sesama Jenis

Pemecatan dua ASN yang berselingkuh hingga melahirkan anak itu dilakukan Bupati Gunungkidul Sunaryanta.

”Pemecatan ini saya lakukan sebagai bentuk ketegasan karena mereka melanggar sumpah janji ASN,” kata Sunaryanta.

Dia mengatakan, langkah pemecatan diambil untuk memberikan efek jera, agar ribuan ASN yang bekerja di lingkup Pemkab Gunungkidul menaati aturan.

”Ini (kasus selingkuh sampai melahirkan) sudah menjadi isu nasional, saya ingin menyelamatkan 8.000 ASN lainnya agar mereka bekerja sungguh-sungguh, dan tidak berulah,” tegasnya.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kompas.com

Comments
Loading...