Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Metro Jaya

Mahasiswi Penganiaya dan Perebut Senjata Polisi saat Lawan Arah Jadi Tersangka

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan. (Humas Polda Metro Jaya)

MURIANEWS, Jakarta – Polisi menetapkan mahasiswi berinisial HRF (23), pelaku penganiayaan terhadap polisi yang menegurnya saat melawan arah di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur sebagai tersangka.

”(Pemotor wanita yang menganiaya polisi) sudah ditetapkan jadi tersangka,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, dalam siaran persnya di laman Humas Polri.

Atas tindakan penganiayaan dan melawan petugas, HRF akan dikenakan dengan Pasal 212 dan atau Pasal 213 KUHP.

Baca: Ditegur Gegara Lawan Arah, Mahasiswi Malah Aniaya Hingga Coba Rebut Senjata Polisi

“Untuk penerapan, Pasal 212, 213 KUHP,” tambahnya.

Sebelumnya, Seorang polisi berinisial RM menjadi korban penganiayaan mahasiswi berinisial HRF (23) gegara melakukan pelanggaran lalu lintas dengan cara melawan arah di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (30/6/2022) pagi.

HFR selain melakukan pemukulan, dia juga menggigit pergelangan tangan kanan dan sela jari petugas hingga berdarah. Pelaku juga sempat berusaha merebut senjata api petugas, namun tidak berhasil.

Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Ahsanul Muqaffi. Ia pun menjelaskan saat ditegur petugas, mahasiswi tersebut tidak terima dan melakukan perlawanan.

”Pelaku memberikan perlawanan dengan menendang paha kiri petugas, selanjutnya pelaku berusaha merebut senjata dinas petugas namun tidak berhasil,” ungkap Kasat Reskrim dalam siaran persnya di laman Humas Polri.

Beruntung aksi tersebut berhasil digagalkan. HFR kemudian diamankan ke Mapolres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut atas kasus pelanggaran lalu lintas dan penganiayaan yang dilakukannya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Humas Polri

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.