Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Museum Patiayam Kudus Kekurangan Tenaga Ahli Pengkaji Fosil

Warga melihat-lihat koleksi fosil Museum Patiayam. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Museum Patiayam di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kekurangan tenaga ahli pengkaji fosil. Museum ini hanya memiliki delapan tenaga pelestari saja.

Jamin, Koordinator Museum Patiayam mengatakan, saat ini di Museum Patiayam hanya terdapat delapan tenaga pelestari. Mereka terdiri dari tiga perempuan dan lima laki-laki

”Delapan orang itu hanya pelestari saja. Mereka job desk-nya di bidang pelestarian, penyelamatan, dan perawatan saja. Jadi bukan tenaga ahli yang mengkaji fosil,” katanya, Jumat (1/7/2022).

Sebagai seorang pelestari, tugas utamanya hanya menyelamatkan fosil ketika ada temuan oleh warga. Oleh sebab itu pihaknya berkeinginan agar ada tenaga ahli yang ditempatkan di Museum Patiayam.

”Kami sudah mengusulkan soal tenaga ahli untuk ditempatkan di Museum Patiayam ini. Karena jujur saja memang masih kekurangan,” sambungnya.

Baca: Isi Liburan di Museum Patiayam Kudus Gratis, Bisa Tambah Ilmu

Menurut Jamin ketersediaan tenaga ahli terbilang penting. Sebab, tenaga ahli memiliki keahlian untuk mengkaji fosil.

”Tenaga ahli itu dia lebih ke identifikasi fosil dan melakukan rekonstruksi fosil,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 9.600 fosil dari 17 spesies sudah didata sejak 2004 sampai 2021.

Fosil yang sudah didata itu telah melalui berbagai tahapan, seperti identifikasi, konservasi, rekonstruksi, dan pendataan.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.