Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Bejat! Ayah di Brebes Tega Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

ilustrasi. (freepik)

MURIANEWS, Brebes – Seorang ayah di Brebes, Jawa Tengah, tega memperkosa putri kandungnya sendiri berulang kali sejak awal 2022. Akibat perbuatannya itu, sang anak bahkan tengah hamil dua bulan.

Ayah biadab tersebut diketahui berinisial R. Sementara putrinya diketahui saat ini masih berusia 14 tahun dan tengah dalam pendampingan Unit PPA Polres Brebes.

KBO Reskrim Polres Brebes, Iptu Puji Heryati mengatakan, aksi keji tersebut dilakukan tersangka selama empat kali sejak Januari hingga April 2022. Selama itu pula, pemerkosaan tersebut dilakukan di rumah saat istri tersangka atau ibu korban tertidur.

”Pengakuan pelaku sudah empat kali mencabuli anak kandung sendiri. Pelaku mencabuli anaknya dalam kurun waktu Januari hingga April 2022,” katanya seperti dikutip Detik.com, Selasa (28/6/2022).

Puji meneruskan, sejak kecil hingga remaja, korban selalu tidur bersama kedua orang tuanya. Kondisi ini dimanfaatkan pelaku untuk mencabuli anak kandungnya setelah istrinya tidur lelap.

Aksi bejat pelaku terbongkar saat korban mulai mual-mual karena hamil. Setelah didesak, korban menceritakan semua peristiwa yang dialami kepada sang ibu.

”Saat itu, korban mual-mual. Setelah diperiksa, dokter kaget karena korban dalam kondisi hamil dua bulan. Dokter pun menanyakannya kepada sang ibu siapa pelaku yang menghamili korban,” jelasnya.

Puji menyebut korban hanya menurut saat dipaksa melayani nafsu bejat bapaknya. Korban tidak berani menolak karena takut.

”Karena kemungkinan korban masih di bawah umur jadi takut dengan ayahnya. Aksinya itu dilakukan berulang kali dan pelaku tidak melakukan ancaman,” jelasnya.

Mengetahui pelaku adalah suaminya, ibu korban kemudian melaporkan ke polisi. Dari laporan itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan penangkapan.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (UU PKDRT) karena menetap dalam lingkup rumah tangga. Pelaku terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara.

”Pelaku diancam hukuman minimal lima tahun penjara, maksimal 15 tahun penjara,” imbuhnya.

Sementara itu, pelaku berdalih khilaf telah mencabuli anaknya sendiri.

”Saya khilaf,” kataya singkat.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.