Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

SPBU Bacin Kudus Disanksi Pertamina, Warga Bisa Isi Pertalite di SPBU Ini

SPBU Bacin Kudus Disanksi Pertamina, Warga Bisa Isi Pertalite di SPBU Ini
Spanduk bertuliskan “SPBU INI DALAM PEMBINAAN” dipasang pihak Pertamina di SPBU Bacin Kudus (Murianews/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Bacin di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kini tengah disanksi pihak Pertamina, karena kedapatan menjual BBM bersubsidi jenis Pertalite kepada konsumen untuk diperjualbelikan kembali.

SPBU dengan nomor 4359318  itupun untuk sementara tidak akan mendapat pasokan pertalite dari Pertamina terhitung 25 Juni hingga 8 Juli 2022 mendatang.

Walau demikian, Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Brasto Galih Nugroho menyampaikan konsumen sekitar SPBU itu tidak perlu risau karena ada beberapa SPBU alternatif yang ada di dekat situ.

Baca: SPBU Bacin Kudus Kena Sanksi Pertamina, Ini Penyebabnya 

Adapun tiga SPBU terdekat yang menyediakan Pertalite di antaranya berada di SPBU 4458104 Peganjaran yang berada di Jalan Lingkar Utara berjarak 1,87 KM, SPBU 4459322 yang berada di Jalan Jendral Sudirman berjarak 2,68 KM, dan SPBU 4459323 yang juga berada di Jalan Jendral Sudirman.

”Kami memastikan pasokan Pertalite kepada masyarakat tetap dapat berjalan melalui SPBU lainnya,” imbuhnya.

Brasto pun mengajak masyarakat maupun konsumen untuk dapat mendukung penyaluran produk Pertalite tepat sasaran. Salah satunya dengan menggunakan produk BBM berkualitas sesuai dengan jenis kendaraan.

Baca: SPBU Matahari Kudus Disanksi Pertamina, Warga Bisa Isi Pertalite di Sini

”Mayoritas kendaraan saat ini membutuhkan BBM dengan spesifikasi RON yang tinggi, seperti Pertamax (RON 92) dan Pertamax Turbo (RON 98). Sementara Pertalite (RON 90) diperuntukkan bagi kendaraan keluaran lama maupun bagi masyarakat dengan kelas ekonomi menengah ke bawah,” terangnya.

Brasto menuturkan apabila masyarakat menemukan praktik yang terindikasi melanggar aturan, dapat melapor dan menginformasikan kepada aparat penegak hukum ataupun Pertamina melalui Pertamina Call Center nomor 135.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Cholis Anwar

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.