Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kementan Minta Anggaran untuk Vaksinasi PMK Dinaikkan Rp 4,6 Triliun

Kementan Minta Anggaran untuk Vaksinasi PMK Dinaikkan Rp 4,6 Triliun
Penyuntikan vaksin PMK pada ternak di Desa Sumanding Jepara. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) meminta agar anggaran untuk vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang semula Rp 4,42 triliun, dinaikkan menjadi Rp 4,6 triliun. Tambahan tersebut lantaran hewan yang saat ini terpapar PMK semakin banyak.

Sekretaris Jenderal Kementan Kasdi Subagyono mengatakan pihaknya membutuhkan dana itu untuk beberapa hal, seperti pengadaan vaksin hingga obat-obatan.

”Perkembangan terbaru dalam rapat koordinasi terbatas 22 Juni 2022 kami melakukan evaluasi lagi untuk usulan itu, sehingga kami sampaikan total (naik menjadi) Rp4,6 triliun,” ungkapnya, dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (28/6/2022).

Baca: Jateng Terima 75 Ribu Vaksin PMK, Ganjar: Habiskan Sepekan

Menurut Kasdi, biaya yang dibutuhkan untuk pengadaan vaksin dan sarana pendukungnya sebesar Rp2,6 triliun.

”Total dua kali vaksin ditambah satu kali vaksin booster. Jumlah dosisnya 43,6 juta dosis yang akan kami adakan dalam rangka untuk vaksinasi ternak,” terang Kasdi.

Selain itu, Kementan butuh dana untuk proses vaksinasi sebesar Rp738 miliar, proses pengobatan Rp32 miliar, dan pelatihan petugas vaksinasi Rp28 miliar. Ditambah pendataan dan penandaan ternak sebesar Rp297 miliar, koordinasi dan pelaporan penanganan PMK Rp16,9 miliar, serta proses pendataan Rp195 miliar.

Baca: Distribusi Vaksin PMK Harus Dipercepat 

Jumlah ketersediaan hewan ternak bebas PMK yang biasa digunakan untuk kurban sebanyak 2,27 juta ekor. Hewan yang dimaksud, seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba.

”Dari total hewan ternak itu ada 2,27 juta ekor, kebutuhannya tapi 1,81 juta ekor,” jelas Kasdi.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: CNNIndonesia.com

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.