Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Guru SD di Kudus Diberi Pelatihan Implementasi Pelajar Pancasila

Puluhan guru mengikuti pelatihan Profil Implementasi Pelajar Pancasila. (Murianews/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Puluhan guru SD di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah diberi pelatihan implementasi profil Pelajar Pancasila. Sedikitnya, ada 90 guru SD yang mengikuti pelatihan yang digelar di gedung Pusat Belajar Guru (PBG), Kudus, selama tiga hari mulai Sabtu hingga Selasa (25-28/6/2022).

Pemimpin program pelatihan implementasi Pelajar Pancasila, Eko Mardiana mengatakan, saat ini guru harus menguasai projek implementasi Profil Pelajar Pancasila yang akan dipraktikan dalam implementasi kurikulum merdeka.

Guru nantinya, akan mendapatkan bekal cara implementasi hingga keterampilan membuat modul ajar.

”Saat ini ada 90 guru SD yang ikut pelatihan dan kami kenalkan soal implementasi Profil Pelajar Pancasila. Ada guru kelas, guru mata pelajaran PAI, dan guru olahraga. Nanti ada pree dan post tes untuk mengetahui sejauh mana pemahaman guru,” katanya Guru Inti PBG itu, Sabtu (26/5/2022).

Ia menjelaskan, Profil Pelajar Pancasila merupakan karakter dan kemampuan yang harus dibangun yang dibangun dalam keseharian serta dihidupkan dalam diri pelajar.

Baca: Para Guru Merapat, Kemendikbudristek Buka Program PPG

Sedikitnya, ada enam aspek profil pelajar Pancasila yang harus dimiliki. Seperti, beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia, mandiri, bergotong-royong, berkebinekaan global, bernalar kritis, dan kreatif.

”Profil pelajar Pancasila itu kompetensi yang harus dimiliki siswa sesuai dengan filosofi dasar negara,” ungkapnya.

Menurutnya, profil pelajar Pancasila sangat penting dibekalkan kepada generasi muda. Apalagi, generasi muda saat ini, tengah mengadapi dampak globalisasi. Salah satunya, yakni mereka kini bebas dalam bermedia sosial.

”Karena itu perlu diimbangi dengan pendidikan Pancasila sebagai barometer. Sehingga kami harapkan profil pelajar akan bisa lebih menunjukkan pelajar yang cinta tanah air, dengan tidak mengurangi religiusitas,  nalar kritis sampai kreatifitas yang dimiliki,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.