Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pandemi Bikin ODGJ di Wilayah Kudus Ini Meningkat

Ilustrasi: Satpol PP merazia ODGJ yang berkeliaran di jalanan. (MuriaNewsCom)

MURIANEWS, Kudus — Jumlah orang dengan gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Ngembal Kulon, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, meningkat. Hal ini disebut tak lepas dari pandemi Covid-19 yang melanda.

Tercatat ada 81 kasus ODGJ di enam desa wilayah kerja Puskesmas Ngembal Kulon. Meliputi Desa Ngembal Kulon, Desa Tumpang Krasak, Desa Megawon, Desa Jepang Pakis, Desa Loram Wetan, dan Desa Getas Pejaten.

Baca: Ganjar Kagum Lihat Adi Putro Sinahu Hurip Manusiakan ODGJ di Demak

Kepala Puskesmas Ngembal Kulon Kamal Agus Efendi mengatakan, jumlah 81 ODGJ itu meningkat drastis sejak merebaknya pandemi Covid-19. Menurutnya, sebelum pandemi jumlahnya tidak sampai 50 kasus.

”Memang ada peningkatan sejak dua tahun pandemi Covid-19 ini. Kemungkinan karena faktor ekonomi. Karena selama pandemi banyak pekerja yang di PHK,” katanya, Sabtu (25/6/2022).

Puluhan kasus OSG itu usianya masih produktif. Yakni berada di usia 30 tahun sampai 40 tahun.

Pihaknya akan berupaya untuk melakukan pendampingan dan pengobatan bagi ODGJ tersebut.

”Kami juga mengimbau masyarakat tidak mengucilkan mereka yang mengalami ODGJ. Karena nanti semakin tertekan mentalnya,” imbuhnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.