Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

18 SMP Negeri di Jepara Kekurangan Murid

Ilsutrasi PPDB (Murianews)

MURIANEWS, Jepara – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah sudah ditutup. Namun ternyata masih ada 18 SMP negeri yang masih kekurangan siswa.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Ali Hidayat, menyatakan bahwa PPDB tahun 2022 sudah ditutup Kamis (23/6/2022) kemarin.

”Untuk tahap satu tidak memenuhi kuota. Masih ada 18 SMPN yang kuotanya belum penuh terisi,” kata Ali.

Sebanyak 18 sekolah itu adalah SMPN 2 Batealit masih kekurangan 32 siswa, SMPN 3 Batealit (31 siswa), SMPN 1 Donorojo (55 siswa), SMPN 2 Donorojo (7 siswa), SMPN 2 Kalinyamatan (22 siswa), SMPN 1 Karimunjawa (7 siswa), SMPN 2 Karimunjawa (11 siswa), dan SMPN 2 Kedung (19 siswa).

Baca: Ganjar Pastikan PPDB SMA/SMK Tak Ada Kendala

Kemudian, SMPN 2 Kedung (19 siswa), SMPN 1 Keling (2 siswa), SMPN 2 Keling (26 siswa), SMPN 1 Kembang (33 siswa), SMPN 2 Kembang (56 siswa), SMPN 4 Kembang (44 siswa), SMPN 2 Mayong (48 siswa), SMPN 1 Nalumsari (81 siswa), SMPN 2 Nalumsari (34 siswa), SMPN 1 Pakisaji (5 siswa), dan SMPN 2 Pakisaji (20 siswa).

Untuk memenuhi kuota itu, Ali memerintahkan sekolah-sekolah tersebut melaksanakan perpanjangan pendaftaran. Perpanjangan itu diberi waktu sampai Sabtu (25/6/2022).

“Untuk yang perpanjangan ini dilakukan secara offline,” terang Ali.

Ia menjelaskan, tidak terpenuhinya kuota tersebut disebabkan berbagai faktor. Antara lain karena memang jumlah siswa lulusan SD atau MI di wilayah itu kurang.

Selain itu, persaingan dengan sekolah-sekolah swasta juga menjadi penyebab tak terpenuhinya kuota PPDB itu.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...