Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pasar Ngemplak Kudus Diusulkan untuk Direvitalisasi

Pasar Ngemplak Undaan Kudus. (Murianews/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Desa Ngemplak, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengusulkan agar Pasar Ngemplak di desa tersebut bisa direvitalisasi, setidaknya pada tahun 2023 mendatang.

Hal tersebut dikarenakan pasar yang sudah ada sejak berpuluh-puluh tahun itu butuh revitalisasi agar keberadaannya semakin bermanfaat bagi masyarakat desa itu. Utamanya dari segi perputaran ekonomi.

Kepala Desa Ngemplak Syafi’i menuturkan, ketika pasar tersebut bisa direvitalisasi, maka ada banyak ruang yang bisa digunakan pelaku UMKM untuk bisa mengembangkan usahanya.

”Pasar Ngemplak ini kami rasa sudah harus diperbaharui lagi, sehingga pemanfaatannya bisa maksimal dan bisa berjaya lagi,” kata Syafi’i, Kamis (23/6/2022).

Baca: Pedagang di Kudus Takut Gulung Tikar jika Minyak Goreng Curah Masuk Supermarket

Dia menyampaikan, pemerintah desa sebenarnya telah merencanakan ini jauh-jauh waktu. Namun karena adanya pandemi Covid-19, rencana tersebut tertunda hingga sekarang.

”Kemarin kan ada pandemi, sebagian besar dana desanya kemudian dialihkan untuk penanganan Covid-19. Kami harapkan alokasi dana yang untuk penanganan itu bisa dibagi guna merevitalisasi pasar,” pungkasnya.

Bupati Kudus HM Hartopo mendukung penuh gagasan tersebut. Apalagi dengan perevitalisasian itu bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

Namun yang perlu menjadi pertimbangan lagi adalah masih adanya pandemi Covid-19 di Indonesia. Sehingga penyiapan anggaran harus dilakukan mengingat lonjakan kasus bisa saja terjadi sewaktu-waktu.

Hartopo sendiri mengakui pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kudus, selama masa pandemi ini sangat minim.

”Kalau memang sangat mendesak artinya memang harus direvitalisasi segera kami harapkan bisa menggunakan dana aspirasi dari dewan-dewan di Undaan ini,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...